Mon,17 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi

Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi

data-terbaru-gempa-m7,7-ntt:-54-meninggal-dunia,-199-luka-luka,-9-ribu-warga-mengungsi
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
service

Jakarta, NU Online

Korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus bertambah. Hingga Ahad (16/8/2026) pukul 21.00 WIB, sebanyak 54 orang meninggal dunia, 199 orang luka-luka, dan 9.963 jiwa mengungsi.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton SP Panjaitan mengatakan pendataan korban dan kerusakan masih dilakukan petugas gabungan. Gempa berdampak pada sembilan kabupaten dan satu kota.

“Gempa tersebut berdampak pada sembilan kabupaten dan satu kota,” ujarnya di Jakarta, Ahad (16/8/2026).

Di NTT, wilayah terdampak meliputi Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Ngada, Sikka, Nagekeo, dan Ende. Dampak juga dirasakan di Kabupaten Bima dan Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), serta Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Berton menjabarkan berdasarkan data sementara, korban meninggal dunia tersebar di Kabupaten Manggarai 26 orang, Manggarai Timur 20 orang, Sikka 4 orang, Manggarai Barat satu orang, Nagekeo satu orang, dan Ende dua orang.

“Petugas gabungan juga mengevakuasi dan melakukan perawatan medis terhadap para korban luka-luka. Total korban luka-luka mencapai 199 jiwa. Saat ini, korban luka sedang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan terdekat maupun faskes darurat,” tuturnya.

Ia mengatakan bahwa kerusakan bangunan juga cukup besar. Data sementara mencatat 2.403 rumah rusak, terdiri atas 1.543 rusak berat, 328 rusak sedang, dan 532 rusak ringan.

“Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum, seperti fasilitas pendidikan 110 unit, tempat ibadah 65 unit, fasilitas kesehatan 211 unit (21 RS dan 190 Puskesmas), unit kantor 105 unit, gudang bulog satu unit, fasilitas irigasi 18 unit, fasilitas umum 42 unit, dan titik jalan 34 unit,” ujarnya.

Di tengah proses pendataan, jumlah warga yang mengungsi mencapai 9.963 jiwa atau 1.528 kepala keluarga. “Pendataan warga yang mengungsi masih terus dilakukan oleh tim gabungan,” kata Berton.

BNPB mencatat sebanyak 995 gempa susulan, dengan 46 di antaranya dirasakan masyarakat. Pemerintah daerah telah menetapkan status kedaruratan di sejumlah wilayah. Pemprov NTT menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari, 15 hingga 28 Agustus 2026.

Status serupa juga ditetapkan di Manggarai Barat, Ende, dan Sikka. Nagekeo menetapkan Pernyataan Bencana. Manggarai menetapkan tanggap darurat selama 90 hari hingga 13 November 2026, Manggarai Timur menetapkan siaga darurat selama 21 hari hingga 4 September 2026, sedangkan Ngada menetapkan tanggap darurat selama 30 hari hingga 15 September 2026.

Sebelumnya diberitakan gempa bumi terjadi Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.24 WIB berpusat di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.

Sebagai respons kepedulian atas musibah tersebut, Tim NU Peduli Nusa Tenggara Timur (NTT) mendirikan posko tanggap bencana di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Nagekeo. Posko tersebut disiapkan sebagai pusat koordinasi informasi sekaligus langkah awal untuk merespons kebutuhan warga terdampak gempa di Pulau Flores.

Ketua NU Peduli NTT, Ajhar Jowe mengatakan sejumlah wilayah masih terisolasi akibat gempa, bahkan terdapat kawasan yang mengalami longsor. Baca Juga PBNU Bentuk Tim Khusus Penanganan Bencana Gempa Bumi NTB  

“Wilayah-wilayah yang terisolir akibat gempa ada di wilayah utara, di wilayah utara Pulau Flores mulai dari Kabupaten Sikka, Kabupaten Ende, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Manggarai,” ujar Ajhar saat dihubungi NU Online, Sabtu (15/8/2026).
 

Masyarakat yang berniat menyalurkan bantuan dapat memanfaatkan penggalangan digital melalui tautan nucare.id/campaign/pedulibencana.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.