Tue,28 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Fosil Ular Berusia 80 Juta Tahun Ungkap Ular Purba Sudah Hidup di Bawah Tanah

Fosil Ular Berusia 80 Juta Tahun Ungkap Ular Purba Sudah Hidup di Bawah Tanah

fosil-ular-berusia-80-juta-tahun-ungkap-ular-purba-sudah-hidup-di-bawah-tanah
Fosil Ular Berusia 80 Juta Tahun Ungkap Ular Purba Sudah Hidup di Bawah Tanah
service

Ular merupakan salah satu kelompok reptil paling sukses dan beragam di dunia, dengan lebih dari 4.000 spesies yang tersebar di berbagai benua. Namun asal-usul evolusi mereka, apakah nenek moyang ular pertama hidup di air, di permukaan tanah, atau di bawah tanah, masih menjadi perdebatan ilmiah selama lebih dari seabad. Sebuah fosil ular yang tersimpan dengan sangat baik dari Brasil memberi para ilmuwan gambaran paling jelas soal bagaimana ular pertama kali berevolusi. Fosil berbentuk tiga dimensi ini menunjukkan bahwa sebagian ular purba sudah beradaptasi hidup di bawah tanah, jauh sebelum spesies ular modern muncul. Spesies baru ini diberi nama Tametara mirim, diambil dari bahasa Tupi-Guarani yang berarti “berhias” dan “kecil”. Fosil itu ditemukan di batuan berusia sekitar 80 juta tahun di negara bagian São Paulo, Brasil, dan hidup pada Zaman Kapur Akhir, berdampingan dengan burung purba dan dinosaurus sauropoda. Penelitian yang dipimpin Tiago Simões dari Princeton University ini melibatkan peneliti dari University of Helsinki dan Museums Victoria Research Institute, dan telah terbit di jurnal Nature. Fosil Langka yang Tersimpan Utuh Sebagian besar fosil ular hanya berupa lempengan pipih akibat tekanan batuan selama jutaan tahun. Dari hanya sepuluh fosil ular Zaman Mesozoikum yang pernah ditemukan, cuma tiga yang tersimpan dalam bentuk tiga dimensi. Keterbatasan ini membuat asal-usul ular, apakah dari laut, permukaan tanah, atau bawah tanah, masih diperdebatkan selama lebih dari satu abad. Tametara mirim menjadi pengecualian langka. Tengkoraknya yang hanya berukuran 20 milimeter tetap utuh berbentuk tiga dimensi, lengkap dengan rongga otak di dalamnya. Fosil ini juga menjadi kerangka ular berartikulasi…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.