Sat,1 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Foto Buram Tahun 2008 Ini Ternyata Menjadi Petunjuk Penemuan Spesies Monyet Baru di 2026

Foto Buram Tahun 2008 Ini Ternyata Menjadi Petunjuk Penemuan Spesies Monyet Baru di 2026

foto-buram-tahun-2008-ini-ternyata-menjadi-petunjuk-penemuan-spesies-monyet-baru-di-2026
Foto Buram Tahun 2008 Ini Ternyata Menjadi Petunjuk Penemuan Spesies Monyet Baru di 2026
service

Penemuan spesies mamalia besar baru tergolong jarang terjadi dalam dunia sains. Sebagian besar kelompok mamalia besar, termasuk primata, sudah dipetakan dan diklasifikasikan setelah lebih dari satu abad penelitian. Karena itu, konfirmasi spesies monyet baru di hutan Republik Demokratik Kongo (DRC) menjadi salah satu temuan primata paling signifikan dalam beberapa dekade terakhir. Kisah penemuan ini bermula pada 2008, ketika sebuah foto menangkap sosok monyet berbulu hitam pekat di kanopi hutan lebat DRC. Foto itu hanya menampilkan punggung dan sebagian ekor monyet, karena hewan tersebut membelakangi kamera. Meski parsial, gambar itu cukup untuk memicu rasa penasaran Junior Amboko, primatolog biologi dari Florida Atlantic University di Boca Raton, Amerika Serikat, dan sejumlah peneliti lain, tentang kemungkinan adanya spesies yang belum tercatat dalam literatur ilmiah. onyet ini termasuk dalam genus Colobus, kelompok monyet pemakan daun yang tersebar di hutan-hutan tropis Afrika dan dikenal karena tidak memiliki ibu jari pada tangannya. | Foto oleh DANIEL ROSENGREN/FRANKFURT ZOOLOGICAL SOCIETY Selama beberapa tahun berikutnya, Amboko dan timnya kembali ke hutan berkanopi rapat itu, kawasan yang juga menjadi habitat tujuh spesies monyet lain serta bonobo. Sepanjang 2018 hingga 2022, tim mencatat puluhan perjumpaan dengan monyet misterius tersebut. Mereka mengamati ciri khas berupa bercak oranye di sekitar mulut monyet, sekaligus merekam suara raungannya yang dalam dan khas. Monyet ini termasuk dalam genus Colobus, kelompok monyet pemakan daun yang tersebar di hutan-hutan tropis Afrika dan dikenal karena tidak memiliki ibu jari pada tangannya. Sebelum penelitian ini, genus tersebut sudah mencakup beberapa spesies yang tersebar di Afrika tengah dan barat, termasuk…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.