Mubadalah.id – Keluarnya darah haid yang pertama kali menandakan bahwa sejak saat itu Anda memiliki kemampuan untuk hamil dan melahirkan keturunan.
Tidak ada yang bisa memastikan kapan haid pertama dimulai. Jadi, jangan buru-buru merasa cemas bila teman-teman Anda sudah mulai mendapat haid dan Anda “ketinggalan”.
Sebagai ancer-ancer, biasanya haid akan datang sesudah payudara membesar dan tumbuh rambut di bagian-bagian yang sudah disebutkan.
Beberapa bulan sebelum datangnya haid yang pertama, mungkin ada cairan keluar dari vagina (bukan darah). Celana dalam mungkin basah. Jangan khawatirkan kejadian ini, kelembapan vagina sebelum haid adalah kejadian normal.
Kalau gadis praremaja sudah diberitahu tentang haid sebelum ia benar-benar mengalami datang bulan, mungkin ia akan sangat gembira ketika saat itu tiba, karena dengan demikian ia menampakkan masa awal ke arah kedewasaan.
Tetapi gadis praremaja yang tidak pernah mendapat keterangan apa-apa tentang haid bisa ketakutan ketika darah mulai keluar dari vaginanya.
Semua perempuan mengalami haid. Jangan malu dan jangan takut. Terimalah sebagai hal biasa karena Anda akan mengalaminya dalam waktu lama. Dan jangan biarkan orang lain menganggap Anda “kotor” atau memalukan sewaktu Anda sedang mendapat haid.
Memang ada aturan-aturan keagamaan tertentu yang membatasi keleluasaan Anda jika sedang datang bulan, namun, di luar itu, jangan biarkan orang memperlakukan Anda secara berbeda. Perempuan yang sedang haid bisa mengerjakan apa-apa yang bisa dilakukan pada saat tidak datang bulan.
Perubahan di Bagian Dalam Tubuh
Di dalam tubuh Anda, yang tidak terlihat dari luar, berlangsung perubahan-perubahan besar. Rahim, saluran telur, indung telur, dan vagina tumbuh seperti berubah posisinya.
Perubahan Perasaan
Saat mengalami semua perubahan itu, Anda akan menjadi sangat sadar akan keberadaan tubuh Anda. Tiap kali ada perubahan sedikit, khususnya yang tampak dari luar, Anda jadi khawatir. Anda pun akan lebih tertarik kepada para pemuda, dan menjalin persahabatan dengan teman-teman sebaya.
Ada kalanya Anda mengalami berbagai perasaan yang sulit Anda kendalikan pada periode pubertas ini. Beberapa hari menjelang haid, mungkin Anda tiba-tiba merasa gembira tanpa sebab, ingin “meledak” marah-marah, atau penuh dengan kecemasan yang tidak henti-hentinya, sangat mudah tersinggung, ingin selalu menangis, dan macam-macam lagi.
Jangan terlalu Anda ambil hati, karena semua itu wajar dan hampir semua gadis praremaja (juga lelaki praremaja, meski tentunya tidak berhubungan dengan haid) mengalaminya. Ini normal saat pancaroba. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 73.





Comments are closed.