Tue,28 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. “Hantu Gurun” yang Dikira Punah: Video 18 Detik Ungkap Kucing Pasir Masih Ada di Libya

“Hantu Gurun” yang Dikira Punah: Video 18 Detik Ungkap Kucing Pasir Masih Ada di Libya

“hantu-gurun”-yang-dikira-punah:-video-18-detik-ungkap-kucing-pasir-masih-ada-di-libya
“Hantu Gurun” yang Dikira Punah: Video 18 Detik Ungkap Kucing Pasir Masih Ada di Libya
service

Gurun Sahara adalah salah satu lingkungan paling ekstrem di bumi, namun bukan berarti tanpa kehidupan. Di balik hamparan pasir dan bebatuan yang tampak kosong, sejumlah spesies telah berevolusi selama jutaan tahun untuk bertahan di kondisi yang membunuh makhluk hidup lain. Salah satu yang paling sulit ditemukan adalah kucing pasir (Felis margarita), felid mungil yang begitu mahir menyembunyikan diri hingga keberadaannya di Libya sempat dianggap tidak pernah ada, bahkan setelah ada yang mengklaim melihatnya langsung. Pada 2017, fotografer satwa liar Mohammed Almuntasir mengunggah video berdurasi 18 detik ke YouTube. Dalam rekaman singkat itu, seekor kucing kecil berwarna pucat tampak menggali pasir di antara bukit-bukit pasir terpencil di barat daya Libya. Almuntasir tidak berpikir banyak soal video itu. Namun rekaman tersebut ternyata menjadi bukti material pertama bahwa kucing pasir (Felis margarita) benar-benar hidup di Libya, sebuah negara yang selama ini menganggap spesies ini telah punah secara lokal. Satu-satunya Kucing Sejati Penghuni Gurun Kucing pasir adalah satu-satunya felid di dunia yang beradaptasi sepenuhnya pada kondisi gurun sejati. Tidak seperti kucing liar lain yang masih bergantung pada keberadaan air atau vegetasi lebih lebat, kucing pasir mampu bertahan hidup sepenuhnya di lingkungan hiperkeringdi mana suhu siang bisa melampaui 40 derajat Celsius dan malam turun mendekati titik beku. Ukurannya tidak lebih besar dari kucing rumahan, dengan berat tubuh antara 1,5 hingga 3,4 kilogram. Kakinya dilapisi bulu tebal yang berfungsi seperti bantalan, melindungi telapaknya dari pasir yang membakar sekaligus memudahkan pergerakan di atas permukaan berpasir. Telinganya besar dan lebar, membantu mendeteksi suara mangsa yang bergerak di bawah…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.