Thu,20 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Hari Ini, BEM UI Bakal Gelar Aksi Bertajuk Merebut Kemerdekaan di Bundaran HI

Hari Ini, BEM UI Bakal Gelar Aksi Bertajuk Merebut Kemerdekaan di Bundaran HI

hari-ini,-bem-ui-bakal-gelar-aksi-bertajuk-merebut-kemerdekaan-di-bundaran-hi
Hari Ini, BEM UI Bakal Gelar Aksi Bertajuk Merebut Kemerdekaan di Bundaran HI
service

Jakarta, NU Online

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bakal mengelar aksi bertajuk Merebut Kemerdekaan di Sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Selasa (18/8/2026).

“Menyambut dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, masih terdapat sejumlah permasalahan struktural yang menyisiri kehidupan rakyat. Permasalahan ini hidup di setiap sektor, tetapi satu hal yang pasti, keberadaan permasalahan tersebut merupakan bukti bahwa rakyat belum merasa sepenuhnya merdeka,” ungkap Ketua BEM UI, Yatalathof Ma’shum Imawan kepada NU Online.

Menurut mereka, hari kemerdekaan tidak boleh menjadi suatu hal seremonial. Melainkan harus menjadi ruang untuk terus memperbaiki bangsa. 

“Menyambut dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, masih terdapat sejumlah permasalahan struktural yang menyisiri kehidupan rakyat. Permasalahan ini hidup di setiap sektor, tetapi satu hal yang pasti, keberadaan permasalahan tersebut merupakan bukti bahwa rakyat belum merasa sepenuhnya merdeka,” jelasnya.

Mereka menilai negara masih gagal memenuhi kebutuhan rakyat. Peristiwa di Aceh, Kalimantan, dan Papua disebut sebagai bukti bahwa sebagian rakyat belum merasakan kemerdekaan.

“Mereka dijajah oleh negara sendiri,” singkatnya.

BEM UI menyampaikan delapan tuntutan yang dinilai perlu segera dibenahi. Mereka mengajak masyarakat yang memiliki keresahan serupa untuk ikut bergerak.

Berikut 8 tuntutan BEM UI:
1. Hentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri;
2. Hentikan KKN;
3. Wujudkan reforma agraria sejati;
4. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM;
5. Evaluasi total PSN serta hentikan MBG dan Kopdes Merah Putih;
6. Hentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan TKD, dan kembalikan otonomi daerah;
7. Tetapkan status bencana nasional untuk Sumatra dan Flores serta percepat pemulihan;
8. Hentikan represivitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta bubarkan YON TP.

BEM UI Gelar Aksi Indonesia Bangkrut

Sebelumnya, BEM UI dan kelompok masyarakat sipil telah menggelar aksi dengan tajuk Indonesia Bangkrut di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). 

Mahasiswa Jurusan Kriminologi UI Dialo mengingatkan bahwa aksi kali ini bukan dilandaskan kebencian kepada pemerintah. Namun hal itu dilakukan berdasarkan rusaknya sistem pemerintah yang memicu demonstrasi saat ini.   

“Ini bukan gerakan benci pemerintah. Tapi kemarahan masyarakat atas sistem yang diciptakan hari ini dan kebijakan-kebijakan yang mereka lakukan. Yang jelas kami marah dan kami turun ke jalan,” jelasnya.

Berikut adalah lima tuntutan BEM UI dalam aksi saat itu: 

1. Stop Pemborosan APBN; 
2. Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM; 
3. Hentikan Program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP); 
4. Hentikan Militerisme di Ranah Sipil; 
5. Prabowo berhenti Mengelak dan Akui Kesalahan Pemerintah.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.