Sun,3 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Jejak Tombak yang Menancap Lebih dari 100 Tahun di Tubuh Paus: Saksi Bisu Mamalia Tertua di Dunia

Jejak Tombak yang Menancap Lebih dari 100 Tahun di Tubuh Paus: Saksi Bisu Mamalia Tertua di Dunia

jejak-tombak-yang-menancap-lebih-dari-100-tahun-di-tubuh-paus:-saksi-bisu-mamalia-tertua-di-dunia
Jejak Tombak yang Menancap Lebih dari 100 Tahun di Tubuh Paus: Saksi Bisu Mamalia Tertua di Dunia
service

Pada tahun 2007, para pemburu Inuit di Alaska menemukan sebuah benda logam aneh yang tertanam di dalam tubuh seekor paus kepala busur (Balaena mysticetus). Benda tersebut bukan potongan logam biasa. Setelah diteliti oleh para ahli, benda itu teridentifikasi sebagai fragmen tombak harpun ledak yang dipatenkan pada akhir abad ke-19. Temuan ini mengejutkan para ilmuwan karena membuktikan bahwa tombak tersebut telah menancap selama lebih dari 100 tahun di dalam daging sang paus tanpa berhasil membunuhnya. Penemuan ini mengungkap fakta luar biasa tentang daya tahan makhluk hidup. Paus tersebut telah mengarungi lautan Arktik dengan membawa luka perburuan selama lebih dari satu abad, melewati berbagai zaman tanpa mengalami infeksi mematikan. Fragmen senjata tersebut diperkirakan berasal dari periode antara tahun 1885 hingga 1895. Berdasarkan bukti fisik yang bersarang selama satu abad lebih ini, ilmuwan memperkirakan paus tersebut berusia setidaknya 115 tahun saat tertangkap, memperkuat posisi paus kepala busur sebagai mamalia dengan masa hidup terpanjang di planet bumi. Lensa mata paus kepala busur yang menunjukkan tanda penuaan. Analisis kimia pada bagian mata ini menjadi kunci bagi para peneliti untuk mengungkap rahasia umur panjang mamalia tertua di bumi. | Gambar: D Borchman et al., Journal Of Lipid Research (CC BY 4.0) Paus kepala busur merupakan raksasa Arktik yang menghabiskan hampir seluruh hidupnya di perairan kutub yang membeku. Tubuh mereka yang berbentuk tong besar dapat tumbuh hingga panjang 18,8 meter dengan berat mencapai 90 ton. Untuk bertahan hidup di suhu ekstrem, mereka memiliki lapisan lemak atau blubber setebal 50 sentimeter yang berfungsi sebagai isolator panas alami. Keberadaan…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.