Tue,28 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Keluar Melambai

Keluar Melambai

keluar-melambai
Keluar Melambai
service
Dahlan Iskan
Dahlan Iskan

Oleh: Dahlan Iskan

Saya pilih jalan kaki ke Kanada. Anda sudah tahu kenapa: ingin melihat air terjun Niagara dari arah yang paling sempurna. Keluar Melambai Yakni dari atas jembatan penyeberangan antar negara: dari kota Niagara yang di sisi Amerika ke kota Niagara yang di sisi Kanada.

Dengan jalan kaki kami bisa berhenti di atas jembatan itu. Tidak ada tanda ”P-coret” di pinggirnya.

bank BJB

Anda bisa parkir kaki sesuka Anda di pinggir jembatan –pun di tengahnya.

Jembatan ini cukup lebar. Bisa untuk berjalan berjajar lima orang. Apalagi sore itu agak sepi. Orang bisa dihitung dengan jari. Baik yang ke arah Kanada mau pun yang dari arah Kanada ke Amerika.


Bersama rombongan berhenti sejenak sebelum memasuki jalur pejalan kaki menuju perbatasan Amerika Serikat-Kanada untuk menyeberang melalui Rainbow Bridge.–

Kami –terutama Jannet yang dari Beijing itu– berhenti hampir di setiap lima langkah. Kami berfoto dengan latar belakang air terjun Niagara. Seorang wanita setengah baya –yang dari arah Kanada– menawarkan jasa: memotret kami. Jannet menyerahkan HP-nyi kepadanyi.

“Kami dari Indonesia. Anda dari mana?”

“Saya Amerika. Dari Chicago,” katanyi.

Ganti saya menawarkan jasa untuk memotretnyi bersama suaminyi. Dia menolak. Saya tahu: orang Amerika tidak terlalu suka potret diri. Itu saya ketahui dari John Mohn, ”ayah” anak saya saat sekolah SMA di Ellinwood, Kansas.

Saya pernah ke Niagara bersama John Mohn: 10 tahunan lalu. Hanya berdua. Hanya mampir sebentar. Waktu itu kami dalam perjalanan naik mobil dari Kansas ke Boston: ada rapat soal nuklir di MIT dengan tim dari universitas ternama itu. Kami juga melihat reaktor nuklir di lingkungan kampus itu –reaktor untuk riset.

Kami bergantian mengemudikan mobil selama tiga hari –John sekitar 70 persennya. Umurnya 10 tahun lebih senior. Saat ini ia 86 tahun dan masih sehat –pindah rumah ke Lawrence, masih di Kansas.

John-lah yang menyarankan agar Ayrton masuk Kansas University –kampus John dulu. Rumah John sekarang dekat dengan kampus itu. Maka cicit Pak Iskan itu pun ikut tes. Lolos. Nilai tesnya baik. Sampai mendapat beasiswa dari KU. Bulan depan berangkat ke sana.

Dari Kansas ke Boston memang lewat Niagara. Sayang kalau tidak mampir. Akhirnya kami bisa setengah jam melihat Niagara.

Saya minta John memotret saya dengan latar belakang air terjun yang dahsyat itu. Lalu ganti saya menawarkan jasa untuk memotretnya. Ia menolak. Ia pilih banyak memotret objeknya.

Di Niagara-lah saya mendapat penjelasan bahwa orang Amerika kurang suka berfoto diri. Saya pun melihat sekeliling. Benar. Yang banyak berfoto adalah orang dari Asia.

Kami masih bisa mampir satu lokasi lagi dalam perjalanan dari Niagara ke Boston: ke Cornell University di Ithaca. Ada guru besar ekonomi asal Surabaya mengajar di Cornell. Anda sudah tahu namanya: Iwan Jaya Azis –putra pertama pemilik harian Surabaya Post. Sampai sekarang Mas Iwan masih di Cornell.

Kali ini dari atas jembatan Niagara saya hanya bisa kirim WA kepadanya: tidak bisa mampir.

Sebenarnya menyeberang ke Kanada bisa pakai mobil. Jembatan mobilnya sama dengan yang untuk jalan kaki. Mobil di bagian tengahnya.

Tapi mobil yang saya sewa sejak dari New York ini tidak boleh menyeberang ke Kanada. Mungkin karena jenis mobilnya. Mungkin karena itu mobil sewaan. Anda bisa bantu saya bertanya ke ChatGPT mengapa begitu.

Maka setelah bermalam satu malam di Buffalo saya harus mengembalikan dulu mobil sewaan itu. Bisa dikembalikan di kantor cabangnya yang terdekat dengan kota Buffalo: di bandara international Niagara.

Tempat sewaan mobil memang selalu dekat bandara: orang turun dari pesawat langsung sewa mobil. Mau naik pesawat kembalikan mobil.

Keluar Melambai

Gerbang masuk menuju Kanada bagi pejalan kaki di ujung Rainbow Bridge.–

Mengembalikan mobil sewaan di kantor rental dekat Bandara Internasional Niagara, Buffalo, sebelum melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju Kanada.–

Masalahnya saya tidak akan naik pesawat. Saya akan menyeberang ke Kanada jalan kaki. Bandara itu jauh dari penyeberangan: 25 km. Apa boleh buat. Kembalikan mobil dulu. Ups…Sudah terlalu sore. Kantornya sudah tutup.

Di Amerika yang seperti itu tidak masalah. Taruh saja mobil di tempat parkirnya meski tidak ada petugas di situ. Lemparkan kunci mobil ke lubang kotak pengembalian kunci –melemparkannya pelan-pelan karena lubangnya kecil sekali.

Lalu kami naik Uber ke jembatan penyeberangan: hanya USD49 –dengan kurs rupiah sekarang itu ”HANYA” hampir satu juta rupiah.

Tiba kembali di dekat jembatan, saya pikir kami harus melewati imigrasi Amerika dulu: menandakan kami keluar dari Amerika. Paspor diperiksa. Distempel.

Tidak. Kami meninggalkan sisi Amerika begitu saja. Tidak melewati apa-apa. Hanya melewati dua pintu putar yang tidak dijaga. Juga tidak terlihat ada petugas satu pun yang mengawasi.

Begitulah Amerika. Masuknya pakai prosedur. Keluarnya hanya dengan melambai –itu pun kalau mau. (Dahlan Iskan)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.