Fri,17 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Kemendikdasmen ingatkan sekolah susun kegiatan MPLS sesuai usia murid

Kemendikdasmen ingatkan sekolah susun kegiatan MPLS sesuai usia murid

kemendikdasmen-ingatkan-sekolah-susun-kegiatan-mpls-sesuai-usia-murid
Kemendikdasmen ingatkan sekolah susun kegiatan MPLS sesuai usia murid
service

Ingat, kesan yang mereka rasakan pada hari-hari pertama seringkali mempengaruhi semangat belajar, rasa percaya diri, bahkan kecintaan mereka terhadap sekolah dalam jangka waktu yang sangat panjang

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengingatkan satuan pendidikan untuk menyiapkan rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026, yang sesuai dengan usia murid baru sehingga mempercepat proses adaptasi.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Non Formal dan Informal (PAUD Dikdas PNFI) Kemendikdasmen Gogot Suharwoto mengatakan MPLS menjadi media para murid untuk mengenal sekolah, guru, dan teman-teman baru mereka, sehingga mempengaruhi proses adaptasi mereka agar siap mengikuti proses pembelajaran.

“Tentu, cara kita menyambut murid baru juga perlu disesuaikan dengan usia anak-anak. Dengan begitu mereka tidak akan merasa asing, lebih cepat untuk beradaptasi, dan lebih siap mengikuti proses pembelajaran,” kata Gogot dalam webinar bertajuk “Sosialisasi dan Diskusi MPLS Ramah Tahun 2026” di Jakarta, Senin.

Pada jenjang pendidikan PAUD misalnya, ia mengatakan rangkaian kegiatan MPLS dapat diisi dengan kegiatan belajar sambil bermain dan mengeksplorasi lingkungan baru mereka.

Baca juga: Kemendikdasmen terbitkan panduan MPLS Ramah 2026

Sementara pada jenjang pendidikan SD, lanjutnya, rangkaian kegiatan MPLS dapat melibatkan pendidikan karakter yang dimulai dari membangun kebiasaan sederhana yang dapat membuat murid menjadi lebih semangat belajar.

Sementara pada jenjang pendidikan SMP, ia mengatakan sekolah dapat membuat rangkaian kegiatan MPLS yang memuat pendidikan karakter untuk meningkatkan kepercayaan diri remaja serta bijak dalam memanfaatkan dunia maya.

“Tentu pada jenjang pendidikan SMA dan SMK, pihak sekolah perlu menyesuaikan rangkaian kegiatan MPLS dengan psikologi dan perkembangan anak-anak,” kata Gogot.

Ia meminta pihak sekolah agar tidak menjadikan MPLS Ramah sebagai kegiatan seremonial, karena rangkaian kegiatan tersebut menjadi langkah awal yang menentukan perjalanan baru para peserta didik.

Baca juga: Kemendikdasmen melarang sekolah libatkan alumni dalam MPLS Ramah

“Ingat, kesan yang mereka rasakan pada hari-hari pertama seringkali mempengaruhi semangat belajar, rasa percaya diri, bahkan kecintaan mereka terhadap sekolah dalam jangka waktu yang sangat panjang,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin mengingatkan pula rangkaian kegiatan MPLS Ramah 2026 haruslah menjadi momen yang menguatkan dan menyenangkan, bukan memberikan tekanan apalagi rasa takut bagi para murid baru.

Ia menegaskan sudah saatnya rangkaian kegiatan MPLS bebas dari berbagai bentuk perpeloncoan dan perundungan.

“Mereka membutuhkan guru yang ramah, kakak kelas yang bersahabat, dan lingkungan yang membuat mereka merasa aman,” ucap Tatang.

Baca juga: Mensos: Pengenalan Sekolah Rakyat penting agar murid betah di asrama

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.