Wed,19 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Kemensos jamin 31 ribu pengungsi korban gempa di NTT tidak kelaparan

Kemensos jamin 31 ribu pengungsi korban gempa di NTT tidak kelaparan

kemensos-jamin-31-ribu-pengungsi-korban-gempa-di-ntt-tidak-kelaparan
Kemensos jamin 31 ribu pengungsi korban gempa di NTT tidak kelaparan
service

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Sosial (Kemensos) menjamin sebanyak 31 ribu orang warga korban bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak kelaparan selama mengungsi baik di posko pengungsian terpusat maupun pengungsian mandiri.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa kementeriannya dalam hal ini telah menggelontorkan dukungan logistik senilai lebih dari Rp14 miliar yang dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan dasar penyintas, termasuk pasokan beras reguler sebanyak 48 ton dan 7.500 paket sembako.

“Ada 31.000 lebih orang yang mengungsi. Per hari ini sudah ada Rp14 miliar lebih dukungan dari Kementerian Sosial,” kata dia.

Dia menegaskan bahwa ada sebanyak tujuh dapur umum yang didirikan kementerian sosial dengan pasokan logistik mencukupi selama masa tanggap darurat ini, dan bila memang dibutuhkan akan dilakukan penambahan dapur umum sesuai kondisi lapangan.

Baca juga: Kemensos bergerak tindaklanjuti arahan Presiden untuk korban gempa NTT

Adapun tujuh dapur umum yang dikelola oleh tim Tagana Kemensos itu tersebar di Kabupaten Manggarai, Sikka, Nagekeo, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Ende, dan Ngada.

Saat ini, dia menyebutkan bahwa fasilitas dapur umum tersebut telah berproduksi aktif melayani kebutuhan konsumsi harian warga pengungsi, di antaranya di Nagekeo sebanyak 2.000 bungkus per hari, Sikka 4.500 bungkus per hari, dan Manggarai 3.000 bungkus per hari, sementara wilayah lainnya masih terus diakselerasi penjangkauannya.

Selain pasokan pangan, bantuan senilai Rp14 miliar tersebut juga mencakup stok penyangga atau buffer stock logistik serta pemenuhan sarana pengungsian seperti makanan anak, tenda keluarga, tenda serbaguna, kasur, selimut, hingga peralatan penerangan darurat.

“Kementerian Sosial bekerja sama dengan pemerintah daerah, TNI-Polri di bawah koordinasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Kami berkoordinasi, berkolaborasi memastikan bahwa seluruh dukungan bisa sampai kepada mereka atau keluarga yang terdampak. Termasuk dapur darurat masyarakat juga pasokan logistiknya kami dukung, dicukupi,” kata dia.

Baca juga: BNPB: Total korban jiwa gempa bumi M7,7 capai 47 jiwa pada Sabtu malam

Baca juga: Presiden perintahkan penanganan gempa NTT, Wamensos langsung ke lokasi

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.