
Kenzo Riedewald./ Instagram kriedewald
Di kancah sepak bola Belanda level junior, ada pemain yang memiliki darah Indonesia, salah satunya adalah Kenzo Riedewald.
Kenzo Riedewald adalah pesepak bola yang saat ini bermain bagi klub FC Dordrecht U-21. Diketahui, darah Indonesia Kenzo berasal dari pihak ibunya di mana sang ibu memiliki akar keluarga dari Banda Neira dan Jawa.
Kenzo lahir di Almere, Belanda, pada 24 Februari 2007. Dengan usianya yang baru 19 tahun, bisa dibilang ia masih pada tahap meniti karier di negeri kincir angin.
Lahir di Belanda, di sana pula Kenzo memulai kiprahnya sebagai pesepak bola. Berdasarkan catatan Transfermarkt, pemain bertinggi badan 178 cm itu mulanya menimba ilmu di tim usia muda FC Utrecht pada 2017 hingga 2019, lalu sempat berpindah-pindah klub ke BFC Bussum (2019), Almere City (2019–2020), RKAVIC Amstelveen (2020–2022), Ajax (2022–2023), dan AZ Alkmaar (2023–2025).
Itu baru klub yang dibelanya di level junior. Setelah bermain bersama Alkmaar, ia hijrah ke Willem II dan naik level ke tim U-21 pada musim 2025–2026. Tak lama berada di sana, ia pun pindah klub lagi ke FC Dordrecht U-21.
Di lapangan, Kenzo biasa bermain sebagai sayap kiri sebagai posisi utamanya. Ia pun punya pemain idola yang juga berposisi sama, yakni pemain asal Brasil, Antony.
“Dia bermain di posisi yang sama dengan saya dan kami juga punya gaya main yang cukup mirip,” ujarnya dalam sebuah wawancara dengan Ajax Showtime.
Di Indonesia, Kenzo kerap disebut-sebut sebagai keponakan dari Jairo Riedewald, pemain yang saat ini membela Sheffield United. Dalam wawancara yang sama, Kenzo pun memberi jawaban.
“Kami punya hubungan dalam beberapa hal, tapi sangat jauh,” katanya.

Dipanggil Timnas Suriname, tapi Berminat Membela Timnas Indonesia
Bicara soal pemain keturunan Indonesia, tak lengkap rasanya jika tidak membahas kans mereka untuk membela Timnas Indonesia. Bagaimana dengan Kenzo sendiri?
Kenzo ternyata pernah dipanggil ke Timnas U-17 Suriname pada 2023 lalu. Di sana, ia telah menorehkan tiga penampilan.
Sampai saat ini, Kenzo belum pernah bermain bagi tim nasional manapun di level senior. Dengan demikian, ia masih punya peluang apabila ingin menjadi bagian dari Timnas Indonesia lewat jalur naturalisasi.
Kebetulan, Kenzo juga tidak asing dengan budaya Indonesia. Ia terbiasa memakan masakan khas Indonesia, juga mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia dan mengagumi para pemain berdarah Indonesia yang membela Timnas Garuda.
“Aku sangat menyukainya. Aku suka mereka bermain di negara yang menjadi akar mereka,” tutur Kenzo dalam wawancara yang ditayangkan kanal YouTube Yussa Nugraha.
Kenzo lantas bicara tentang responsnya suatu saat nanti dipanggil untuk membela Timnas Indonesia. Ia pun tak menampik bisa saja menerimanya, dengan catatan bahwa ia juga harus memastikan keputusannya untuk bergabung dengan Timnas Indonesia tidak mengganggu kariernya di klub.
“Aku mungkin bakal ambil penawaran tersebut,” lanjut Kenzo.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News
Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aulli Atmam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aulli Atmam.
Tim Editor





Comments are closed.