Sat,25 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Ketika Satwa Mati Lagi di Kebun Binatang R Zoo

Ketika Satwa Mati Lagi di Kebun Binatang R Zoo

ketika-satwa-mati-lagi-di-kebun-binatang-r-zoo
Ketika Satwa Mati Lagi di Kebun Binatang R Zoo
service

Kabar duka kembali datang dari Kebun Binatang R Zoo, di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut). Setelah kematian gajah sumatera Ratna, satu harimau benggala betina, usia delapan tahun, bernama Anggun, tergeletak mati dalam kandangnya, akhir Maret. Pakar satwa mendesak evaluasi kebun binatang ini. Anggun merupakan penghuni baru kebun binatang itu, bersama satu harimau benggala lain bernama Ganza. Predator puncak itu berasal dari Semarang Zoo yang datang ke sana 17 Maret. Rahmat Shah, pemilik R Zoo ketika Mongabay konfirmasi, membenarkan peristiwa itu. Dia tidak mau berkomentar banyak karena,  kondisi kesehatan hewan sudah menurun, dan dalam keadaan sakit. Tim medis, katanya, sudah mengupayakan pertolongan pertama dan berbuat maksimal agar kondisi kesehatan Anggun tidak terus drop. “Maaf, memang nyampai sudah sakit dan ada lukanya. Semua sudah berusaha untuk penyembuhannya, tetapi tidak tertolong,” katanya. Informasi yang Mongabay peroleh dari manajemen R Zoo, Anggun mengalami gangguan nafsu makan selama perjalanan. Ia  teramati hanya makan kurang lebih setengah kilogram daging pada 18 Maret. Keduanya tiba di R Zoo pada 21 Maret sekitar pukul 03.00 WIB. Saat kedatangan, harimau benggala ini sudah tidak mau makan. Sehari pasca kedatangan, Anggun masih belum menunjukkan respons makan dan tetap tidak mau mengonsumsi apapun. Selanjutnya, 23 Maret, ada pembengkakan pada bahu kanan Anggun. Setelah observasi tim dokter hewan, pembengkakan itu dugaannya berupa abses, lalu ia mendapat penanganan intensif. Penanganan berupa pemberian antiradang, antibiotik, suportif, dan fluid therapy sesuai kebutuhan Anggun. Berbagai cara untuk membantunya agar mau makan juga tim lakukan, mulai dari variasi pakan dan berbagai metode pemberian pakan…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.