Tue,28 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Kiki Nasution Kenalkan Kearifan Lokal Masyarakat Adat Lewat Sabda Bumi

Kiki Nasution Kenalkan Kearifan Lokal Masyarakat Adat Lewat Sabda Bumi

kiki-nasution-kenalkan-kearifan-lokal-masyarakat-adat-lewat-sabda-bumi
Kiki Nasution Kenalkan Kearifan Lokal Masyarakat Adat Lewat Sabda Bumi
service

2 Februari 2026 21.00 WIB • 1 menit

Kiki Nasution Kenalkan Kearifan Lokal Masyarakat Adat Lewat Sabda Bumi


Sabda Bumi menjadi salah satu siniar yang menyajikan dokumentasi menarik mengenai kearifan lokal di Indonesia. Dipandu oleh fotografer dan traveler, Kiki Nasution, siniar ini sudah sudah berjalan sejak 2023 lalu.

Mengenai namanya yang menggambarkan ke-Indonesia-an dalam segi bahasa, Kiki mengaku ide itu diambil dari saran pengarah kreatifnya. Sebelumnya sebenarnya Kiki ingin menamainya dengan nama berbahasa Inggris. Akan tetapi, karena siniar akan dikemas dengan mengangkat unsur lokal nama Sabda Bumi pun akhirnya disetujuinya.

Creative director-ku yang membikin logo dan branding-nya itu namanya Ace. Terus Ace bilang, ‘Kalau gua ngerasa kayak Sabda Bumi aja deh gitu’. Wah terdengar menarik kan, soalnya semua part of the system dan yang diceritakan tokoh-tokoh yang memberi pesan dari alam. Dia hanya medium, jadi yang bersabda itu bukan manusia, tapi bumi. Oke, langsung pakai,” ucap Kiki kepada Good News From Indonesia dalam segmen GoodTalk.

Mengupas kisah dari satu masyarakat adat ke masyarakat adat yang lain ternyata bukanlah hal mudah bagi Kiki yang merupakan “anak kota”. Namun, tantangan itu berusaha dikuasainya sehingga bisa mendapat banyak ilmu pengetahuan dari obrolan dengan masyarakat adat yang ditemuinya. Hanya saja, Kiki setelahnya mendapat tantangan kembali dari kerabat yang belum acuh dengan hasil karya siniarnya yang membumi tersebut.

“Aku kan tumbuh dan dikeliling orang-orang yang memang urban banget kan dan memang bukan orang-orang yang ngerti tradisi, juga melihat masa lalu biarkan kita menuju masa depan. Jadi ketika aku pulang dari setiap trip Badui dan Mentawai atau Dayak Iban, ketika aku menceritakan antusiasku, menemukan nilai-nilai dan makna pentingnya menjaga nilai leluhur, kadang reaksi-reaksi ‘apa sih, Ki? Primitif banget’. Jadi ada semacam penolakan langsung sebelum mereka mau mendengarkan. Tapi along the way, Sabda Bumi semakin aku bikin konten terus, konsistensi, akhirnya orang-orang sekitarku mulai mencoba mendengar dan penasaran,” ujar Kiki lagi.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dimas Wahyu Indrajaya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dimas Wahyu Indrajaya.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.