Sun,26 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Kisah Isra, Difabel Tuli yang Menunggu 3 Tahun untuk ke Bogor hingga Bisa Mendengar Takbiran Pertama Kalinya

Kisah Isra, Difabel Tuli yang Menunggu 3 Tahun untuk ke Bogor hingga Bisa Mendengar Takbiran Pertama Kalinya

kisah-isra,-difabel-tuli-yang-menunggu-3-tahun-untuk-ke-bogor-hingga-bisa-mendengar-takbiran-pertama-kalinya
Kisah Isra, Difabel Tuli yang Menunggu 3 Tahun untuk ke Bogor hingga Bisa Mendengar Takbiran Pertama Kalinya
service

Kisah Isra, Difabel Tuli yang Menunggu 3 Tahun untuk ke Bogor hingga Bisa Mendengar Takbiran Pertama Kalinya


“…Sekarang, untuk pertama kalinya dalam hidup, aku bisa mendengar suara takbiran,” kata Isra.

Isra, seorang laki-laki berusia 29 tahun yang terlahir tuli. Ia anak tunggal dari keluarga sederhana di Padang, Sumatera Barat. Ayahnya buruh, sedangkan ibunya membuka warung kecil.

Isra memilih pergi jauh dari rumah untuk memperbaiki hidupnya. Dari Padang, Sumatera Barat ke Cibinong, Kabupaten Bogor, Isra membuka perjalanannya sendiri dimulai dari mengikuti pelatihan.

Ia bahkan pantang pulang saat lebaran sebelum bisa membawakan hasil jerih payahnya

“Aku tidak mau pulang sebelum bisa bawa uang untuk orang tuaku,” katanya lewat bahasa isyarat.

Sebenarnya, sebelum ke Bogor, Isra sempat bekerja sebagai staf gudang di pusat perbelanjaan di Padang. Ia menangani stock opname.

Stock opname adalah proses pencatatan ulang jumlah barang di gudang untuk memastikan data sesuai dengan kondisi ril di lapangan.

Pekerjaan itu memberinya pengalaman, tapi belum cukup stabil. Ia ingin lebih.

Tiga Tahun Menunggu Kesempatan

Perjalanan Isra untuk sampai ke Bogor jelas tidak mudah. Ia harus menunggu tiga tahun untuk bisa masuk pelatihan vokasional di Sentra Terpadu Inten Soeweno (STIS), Cibinong, Kabupaten Bogor, unit layanan di bawah Kementerian Sosial.

Pelatihan vokasional adalah program pengembangan keterampilan kerja. Tujuannya membuat peserta siap masuk dunia kerja.

Isra memilih jurusan contact center. Bidang ini biasanya berkaitan dengan layanan pelanggan, komunikasi, dan pengelolaan informasi. Bagi difabel tuli, ini bukan pilihan mudah karena inti pekerjaannya adalah komunikasi.

Sedangkan, sejak kecil, Isra hidup dalam dunia tanpa suara. Ia mengandalkan penglihatan dan bahasa isyarat untuk memahami lingkungan. Artinya, komunikasi tidak terjadi secara verbal.

Meski dengan keterbatasan itu, di lingkungan pelatihan, ia dikenal tekun nan disiplin. Ia mengikuti workshop, tinggal di asrama, dan aktif membantu teman-temannya sesama tuli, terutama saat ada hambatan komunikasi.

Beberapa waktu kemudian, STIS memberikan Isra alat bantu dengar.

Alat bantu dengar adalah perangkat elektronik yang memperkuat suara agar bisa ditangkap oleh telinga. Bagi orang yang mengalami gangguan pendengaran, alat ini bisa menjadi jembatan pertama menuju dunia suara.

Tapi bagi yang tuli sejak lahir, kegiatan mendengarkan butuh adaptasi. Otak harus belajar mengenali suara yang sebelumnya asing. Meski demikian, bagi Isra, itu cukup untuk mengubah banyak hal.

“Dari yang biasanya cuma bisa melihat gerakan, sekarang sudah lebih lancar komunikasi,” katanya.

Saat malam Idulfitri, Isra akhirnya bisa mendengarkan suara gema takbir.

Lolos, Isra Segera Meraih Mimpinya

Tanggal 13 Maret 2026 menjadi salah satu hari penting dalam hidupnya. Isra dinyatakan lulus sebagai kandidat cleaning service di Mandiri Contact Center.

Ia dijadwalkan mulai bekerja pada 1 April 2026. Bagi Isra, ini adalah pintu masuk menuju kemandirian.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.