Tue,1 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Korban tewas banjir bandang Nepal-China 919 orang, 4.800 hilang

Korban tewas banjir bandang Nepal-China 919 orang, 4.800 hilang

korban-tewas-banjir-bandang-nepal-china-919-orang,-4.800-hilang
Korban tewas banjir bandang Nepal-China 919 orang, 4.800 hilang
service

Islamabad (ANTARA) – Jumlah korban tewas akibat banjir bandang dan longsoran lumpur yang melanda perbatasan Nepal-China telah meningkat menjadi setidaknya 919 jiwa, sementara hampir 4.800 orang masih dinyatakan hilang, termasuk 853 warga asing, menurut pihak berwenang, Senin, enam hari setelah bencana terjadi.

Badan Nasional Pengurangan Risiko dan Penanganan Bencana Nepal menyampaikan bahwa 903 kematian telah dikonfirmasi di Nepal, dengan 4.247 orang, termasuk 592 warga asing, masih hilang.

Operasi pencarian dan penyelamatan terus berlangsung di seluruh wilayah terdampak, dengan pihak berwenang juga berupaya menjangkau pekerja yang terjebak di beberapa proyek pembangkit listrik tenaga air.

Di antara yang hilang di sisi Nepal terdapat 25 personel polisi Nepal, 45 dari tentara Nepal, 13 dari Pasukan Polisi Bersenjata Nepal, 14 dari Kantor Bea Cukai Nepal, tiga dari Kantor Imigrasi Nepal, serta 933 personel yang bertugas di berbagai stasiun pembangkit listrik tenaga air di Nepal, selain lainnya.

Ditambahkan pula bahwa 127 wisatawan Nepal termasuk dalam daftar orang hilang.

Di sisi China, sebanyak 16 orang telah dikonfirmasi tewas dan 546 lainnya masih hilang di Kabupaten Gyirong di Provinsi Otonomi Xizang (Tibet) di barat daya China, menurut laporan kantor berita pemerintah Xinhua.

Dari mereka yang hilang, 261 merupakan warga negara asing.

Jika digabungkan, jumlah korban tewas menjadi 919 jiwa dan jumlah orang hilang mencapai 4.793, termasuk 853 warga asing.

China telah mengerahkan lebih dari 2.100 personel untuk operasi pencarian dan penyelamatan, bersama ratusan kendaraan dan ribuan peralatan penyelamatan.

Bencana banjir bandang melanda pada Rabu (26/8) ketika sebuah gletser di Gunung Langtang Lirung, Nepal, retak pada ketinggian sekitar 5.200 meter, memicu longsoran es dan batu yang berkembang menjadi aliran puing besar dan menerjang lembah-lembah di sepanjang perbatasan.

Gelombang besar air, bersama dengan longsoran lumpur, menghancurkan wilayah Rasuwa, Nuwakot, Dhading, Kavre, dan Lembah Kathmandu di Nepal, serta menimbun wilayah perbatasan Gyirong di sisi China.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Korban tewas bencana longsor Tibet, China capai 16 orang

Baca juga: Bagaimana bencana tanah longsor di perbatasan China-Nepal terjadi?

Penerjemah: Primayanti
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.