Mon,20 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. KUPI Tegaskan Menjaga Lingkungan Bagian dari Prinsip Dasar Islam

KUPI Tegaskan Menjaga Lingkungan Bagian dari Prinsip Dasar Islam

kupi-tegaskan-menjaga-lingkungan-bagian-dari-prinsip-dasar-islam
KUPI Tegaskan Menjaga Lingkungan Bagian dari Prinsip Dasar Islam
service

Mubadalah.id – Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) menegaskan bahwa menjaga lingkungan hidup merupakan bagian dari prinsip dasar ajaran Islam.

Dalam perhelatan pertamanya, KUPI menetapkan bahwa merawat alam sama pentingnya dengan menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta.

Dalam rumusan sikap keagamaannya, KUPI menyatakan bahwa prinsip-prinsip dasar Islam (al-kulliyyat) tidak hanya mencakup perlindungan terhadap agama (hifdhu ad-diin), jiwa (hifdhu an-nafs), akal (hifdh al-‘aql), keturunan dan martabat (hifdh an-nasl wa al-‘irdl). Serta harta (hifdh al-maal), tetapi juga perlindungan terhadap lingkungan hidup (hifdh al-bii’ah).

Pandangan ini lahir dari realitas bencana ekologi yang terus terjadi. KUPI menilai bahwa kerusakan alam telah menyebabkan penderitaan berkepanjangan bagi manusia, mulai dari kehilangan tempat tinggal, krisis pangan, hingga terganggunya kesehatan.

Para ulama perempuan yang tergabung dalam KUPI menekankan bahwa alam diciptakan untuk dirawat. Sebab, setiap bentuk eksploitasi berlebihan yang mengabaikan keseimbangan ekosistem dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Mereka juga menyoroti bahwa banyak kebijakan pembangunan tidak mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan kelompok rentan. Akibatnya, masyarakat miskin menjadi pihak yang paling terdampak.

KUPI menilai bahwa bencana alam tidak bisa kita lepaskan dari ulah perbuatan manusia. Bahkan, kerusakan lingkungan adalah hasil dari sistem yang tidak adil dan eksploitatif.

Dengan memasukkan isu lingkungan ke dalam kerangka keagamaan, KUPI berharap masyarakat melihat krisis ekologis sebagai persoalan etika dan spiritual, bukan sekadar teknis.

Langkah ini menjadikan KUPI sebagai salah satu gerakan keagamaan yang secara eksplisit mengaitkan keadilan sosial, dan kelestarian alam.

Sumber tulisan: Buku Membumikan Fatwa KUPI: Pembelajaran dari Pengelolaan Sampah di Pesantren.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.