Wed,15 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Health
  3. Latihan Angkat Beban Bisa Sehatkan Jantung dan Otak

Latihan Angkat Beban Bisa Sehatkan Jantung dan Otak

latihan-angkat-beban-bisa-sehatkan-jantung-dan-otak
Latihan Angkat Beban Bisa Sehatkan Jantung dan Otak
service

Banyak orang yang memilih olahraga kardio sebagai upaya untuk menjaga kebugaran. Dengan berlari, berjalan jauh, atau bersepeda di akhir pekan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Orang yang rutin berolahraga tersebut, berpotensi berumur panjang dibandingkan dengan yang tidak melakukannya. Namun, terdapat penelitian yang mengungkapkan bahwa terdapat jenis latihan lain yang tidak kalah penting, yaitu angkat beban.

Dosen Departemen Fisiologi FK-KMK UGM, Denny Agustiningsih, mengungkapkan angkat beban memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Sebab, struktur dari tubuh sebagian besar adalah otot. Ketika menggerakkan otot, sekecil apapun pergerakan otot tersebut akan melepaskan protein-protein yang disebut myosin atau actin.

Ia menyatakan myosin ini yang akan berkomunikasi dengan bagian tubuh yang lain seperti otak dan jantung, untuk bekerja melakukan reparasi, regenerasi, penyembuhan, dan pencegahan penyakit. “Itulah kenapa olahraga beban yang menggunakan otot-otot tubuh kita itu penting karena kita memanggil protein-protein tadi,” katanya Senin, 13 Juli 2026, dikutip dari laman UGM.

Menurutnya tidak ada olahraga yang lebih baik dari yang lain, keduanya harus dilakukan secara kombinasi. Olahraga kardio memiliki manfaat untuk fungsi jantung dan paru-paru, tetapi tidak banyak bermanfaat bagi otot-otot yang lain, hanya otot-otot besar terutama yang di pinggul.

Sementara latihan angkat beban, kata dia, mysoin yang keluar akan banyak, sehingga kesehatan si otot itu juga akan semakin terjaga. “Ketika kita berolahraga, otot itu kan pasti ada bagian-bagian yang rusak. Protein tadi salah satu fungsinya adalah memperbaiki kerusakan sekaligus berfungsi dalam sebagai regenerasi,” ungkapnya.

Berdasarkan panduan WHO perlu 3-5 kali dalam seminggu olahraga yang menggunakan otot besar jadi lari, seperti berenang dan dua kali dalam seminggu itu latihan beban dan kelenturan. “Jadi memang perlu dilakukan kombinasi secara teratur,” ujarnya.

Denny menyebutkan latihan angkat beban tidak hanya dilakukan di gym saja. Ini bisa dilakukan melalui gerakan seperti push-up, pull-up, plank, squat, atau menggunakan bantuan kursi di rumah.

Bagi dia, Latihan ini praktis dan tidak memerlukan alat mahal. Selain itu, latihan seperti pilates juga sangat baik untuk melatih otot.

Menurut dia, latihan beban harus dimulai sejak dini karena seiring bertambahnya usia, otot yang jarang digunakan akan mengalami kerusakan terlebih dahulu. “Dengan melatih otot sejak muda, kita dapat mencegah tubuh menjadi bungkuk, lemah, atau jompo saat memasuki usia tua,” katanya.

Denny menyatakan latihan angkat beban tidak hanya bermanfaat bagi kekuatan otot, tetapi turut memberi manfaat bagi jantung dan otak. Denny menerangkan ketika otot dilatih, beban kerja dan metabolisme otot akan meningkat.

Jantung akan bertugas, lanjut dia, memberikan suplai makanan ke otot tersebut. Semakin kuat otot dilatih, otot jantung juga akan terangsang untuk bekerja lebih keras. Oleh karena itu, kata dia, pemberian beban harus disesuaikan dengan kemampuan dan ditingkatkan secara bertahap agar jantung tidak kaget atau mengalami kegagalan fungsi.

Sementara manfaat untuk otak, kata dia, latihan ini akan memperlancar aliran darah. Ketika aliran darah ke otak meningkat, otak akan melepaskan hormon-hormon bahagia yang membuat kita merasa senang.
“Selain itu, aliran darah baru yang lebih baik di otak akan meningkatkan kecerdasan dan kecepatan berpikir karena otak terbiasa mendapatkan suplai darah yang optimal,” katanya.

Menurut Denny, untuk mendapat kebugaran yang optimal, perlu dilakukan komposisi yang tepat antara olahraga kardio dan angkat beban. Latihan kardio seperti lari, berenang, atau bersepeda untuk orang dewasa dapat dilakukan 3-5 kali dalam seminggu dengan 45 menit per sesinya.

Sementara, ucap dia, angkat beban dapat dilakukan di rumah atau dengan alat sebanyak 2-3 kali dalam seminggu. Latihan ini dapat dimulai dari beban teringan dan ditingkatkan secara bertahap.

Denny menegaskan setiap kedua latihan itu harus diawali dan diakhiri sesi stretching untuk mengurangi resiko cedera. Komposisi kedua olahraga ini perlu diterapkan sebagai rutinitas agar kesehatan otot dan tulang agar tetap terjaga.

“Kedua bagian ini adalah yang paling pertama mengalami penurunan fungsi seiring bertambahnya usia. Jangan sampai otak kita masih cerdas, tetapi tubuh kita sudah jompo,” katanya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.