Jakarta, Arina.id—Serangan terbaru Rusia dan Ukraina kembali menelan korban sipil. Serangan udara Rusia menewaskan dua orang dan melukai puluhan warga di sejumlah wilayah Ukraina, sementara serangan drone Ukraina menewaskan tiga orang di Belgorod, Rusia.
Serangan tersebut terjadi pada Sabtu malam hingga Minggu, 8-9 Agustus 2026, ketika kedua negara yang telah berperang selama lebih dari empat tahun itu terus meningkatkan serangan jarak jauh.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Rusia mengandalkan apa yang disebutnya sebagai “teror balistik”. Melalui media sosial, Zelensky menyebut sebanyak 61 rudal dari berbagai jenis telah ditembakkan ke wilayah Ukraina sepanjang pekan ini.
“Diperlukan tekanan yang lebih besar, lebih banyak sanksi terhadap Rusia, dan pertahanan udara yang lebih kuat bagi Ukraina,” kata Zelensky dikutip dari AFP.
Di Kota Kharkiv, Ukraina timur laut, serangan drone Rusia menewaskan dua orang. Serangan tersebut juga menghancurkan empat lantai sebuah bangunan tempat tinggal.
Gubernur Regional Oleg Synegoubov mengatakan 23 orang lainnya terluka akibat serangan tersebut. Foto-foto yang dibagikannya memperlihatkan sebuah bangunan rusak parah, sementara petugas layanan darurat melakukan penanganan di lokasi.
Serangan Rusia Rusak Infrastruktur Odesa
Serangan Rusia juga terjadi di Odesa. Menurut Zelensky, sedikitnya delapan orang terluka dalam serangan semalam tersebut.
Serangan itu merusak jaringan listrik, pelabuhan, serta sejumlah bangunan tempat tinggal di kota tersebut.
Zelensky juga mengecam serangan terhadap infrastruktur energi di dekat sebuah pusat perbelanjaan di Pavlohrad, wilayah Dnipropetrovsk. Ia menyebut serangan tersebut sebagai tindakan yang “sangat brutal”.
Sebanyak sembilan orang, termasuk empat anak-anak, terluka dalam serangan tersebut. Foto-foto yang diunggah di media sosial pada Sabtu malam memperlihatkan sejumlah bangunan terbakar di kawasan yang diduga merupakan area komersial. Namun, foto-foto tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh AFP.
Serangan Drone Ukraina Tewaskan 3 Orang di Rusia
Sementara itu, serangan drone Ukraina menghantam Kota Belgorod, wilayah perbatasan Rusia. Penjabat Gubernur Belgorod Alexander Shuvaev mengatakan tiga orang tewas dalam serangan tersebut.
Sebanyak 25 orang lainnya terluka, termasuk dua anak berusia empat dan sembilan tahun.
Menurut Shuvaev, kebakaran terjadi di sejumlah mobil, dua bangunan apartemen, dan sebuah rumah.
Media Rusia juga merilis video yang memperlihatkan sebuah bangunan apartemen dilalap api pada malam hari. Sejumlah warga tampak berkumpul di seberang jalan dan menyaksikan kebakaran tersebut.
Rusia Klaim Rebut 2 Desa di Donetsk
Di garis depan pertempuran, militer Rusia pada Minggu mengklaim telah merebut dua desa kecil di wilayah Donetsk, Ukraina timur.
Klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Salah satu desa yang disebut Rusia telah direbut adalah Vasiutynske. Desa tersebut berada sekitar 10 kilometer dari Kramatorsk, salah satu pusat perkotaan dan logistik penting Ukraina.
Perang Rusia-Ukraina telah berlangsung sekitar empat setengah tahun sejak invasi besar-besaran Rusia dimulai. Hingga kini, prospek tercapainya kesepakatan damai masih mengalami kebuntuan, sementara kedua pihak terus melancarkan serangan terhadap wilayah lawan.





Comments are closed.