Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Lebaran Tanpa Mudik Tetap Asik dan Bermakna

Lebaran Tanpa Mudik Tetap Asik dan Bermakna

lebaran-tanpa-mudik-tetap-asik-dan-bermakna
Lebaran Tanpa Mudik Tetap Asik dan Bermakna
service

Mubadalah.id – Budaya mudik seakan sudah menjadi sepaket dengan Lebaran di Indonesia. Tiap menjelang lebaran, orang-orang perantauan akan rela bermacet-macetan di jalan demi pulang ke kampung halaman. Atau berebut tiket bus, kereta, kapal, dan pesawat. Atau bahkan ikut berbagai program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah dan swasta. Mereka akan tempuh dengan berbagai upaya untuk bisa pulang dan bertemu dan bercengkrama dengan keluarga di saat Lebaran.

Namun tak semua orang atau keluarga selalu bisa mudik Lebaran. Karena banyak faktor. Mulai dari memang bukan berasal dari kampung karena penduduk asli di sebuah kota, atau keluarga akar di kampung yang sudah tidak ada setelah orang tua di kampung meninggal.

Salah satu alasannya, karena setelah anak-anak dari kampung merantau dan akhirnya tinggal di kota semua tidak pulang lagi, atau bisa jadi karena faktor ekonomi karena biaya mudik lebaran memang cukup besar. Selain itu bisa juga atas beragam alasan lain membuat tidak bisa mudik ke keluarga di kampung halamannya.

Lebaran dengan melakukan mudik memang menyenangkan dan banyak faedahnya. Tidak sekadar ruang berkumpul dan melepas rindu bersama keluarga. Tapi juga bisa kembali mempererat hubungan silaturahmi dengan keluarga, menjadi jeda tahunan beraktivitas di kota untuk kembali menyuntikkan motivasi dari keluarga, dan terkadang menjadi momentum untuk berbagi rezeki dengan sanak saudara dari kota.

Akan tetapi, tidak lantas membuat lebaran tanpa mudik kemudian menjadi tidak menyenangkan. Ada banyak yang bisa kita lakukan kegiatan dalam merayakan Lebaran ketika tidak mudik agar tetap asyik dan bermakna.

Pertama, Silaturahmi Virtual

Di era kemajuan teknologi, silaturahmi tidak terbatas ruang waktu dan jarak. Kapan saja dan di mana saja, kita bisa terhubung dengan keluarga atau sanak-saudara.

Jadi saat lebaran dan tidak mudik. Kita bisa memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi dengan silaturahmi melalui virtual. Bisa video call, atau dengan berbagai aplikasi yang ada untuk mengucapkan selamat hari raya dan bermaaf-maafan, sekaligus bertukar cerita dengan hangat untuk melepas rindu.

Kedua, Ciptakan Suasana Lebaran di Rumah

Kita bisa ciptakan suasana lebaran di rumah seperti ketika merayakan Lebaran di kampung. Dengan memasak menu umum yang selalu kita buat saat Lebaran seperti ketupat dan lontong, serta beraneka kuenya untuk suguhan.

Rumah dirapikan dan disetting seperti dalam suasana lebaran ketika perayaan hari raya di kampung untuk menyambut tamu di perantauan. Apakah teman yang sesama perantauan tidak pulang atau saudara.

Ketiga, Silaturahmi ke Tetangga

Momen Lebaran ketika tidak pulang kampung juga bisa kita manfaatkan dengan silaturahmi ke tetangga-tetangga di dekat tempat tinggal di perantauan. Selain mempererat silaturahmi juga untuk saling bermaaf-maafan. Karena sebagai orang yang bertetangga, tentu ada kalanya khilaf dan saling melakukan kesalahan antara satu dengan yang lain.

Keempat, Berkunjung ke Saudara atau Teman yang Tidak Mudik

Momen Lebaran karena memang libur cukup panjang untuk aktif kerja. Bisa sekaligus kita manfaatkan untuk untuk saling berkunjung ke saudara atau teman yang sama-sama tidak mudik.

Tentu dalam suasana Lebaran akan terasa berbeda ketika bertemu dan bercengkrama di perantauan. Dengan kesibukan aktivitas sehari-hari yang biasanya padat, sering kali tidak ada waktu untuk bisa berkunjung. Jadi meski tidak mudik tetap menjadi asik dalam suasana Lebaran.

Kelima, Manfaatkan untuk Muhasabah

Tentu saja Lebaran harus tetap bermakna ketika tidak mudik ke kampung. Biasanya baik kita sadari maupun tidak, ketika mudik dan berkumpul dengan keluarga. Berbincang dan bercerita tentang kehidupan, kuliah atau aktivitas pekerjaan, menjadi bagian refleksi diri.

Bahkan seringkali aktivitas yang tampak sederhana seperti itu, juga bisa menyuntikkan kembali motivasi untuk kembali lebih bergiat lagi agar sukses di perantauan, atau lebih berprestasi lagi, dan bisa juga mendapatkan ide dan terobosan baru dari aktivitasnya di kota.

Tapi dengan tanpa mudik pun juga bisa kita lakukan secara mandiri. Melakukan jurnaling, refleksi diri tanpa harus di tengah keriuhan bersama keluarga. Kadang jeda untuk sendiri, bahkan bisa lebih jernih untuk bisa merefleksikan diri atas kehidupan yang kita jalani.

Kembali belajar dari perjalanan hidup dari kesalahan-kesalahan yang harus kita perbaiki, menata kembali rutinitas yang mulai kehilangan makna, dan banyak hal dalam hidup yang harus kita perbaiki agar menjadi pribadi lebih berkuasa, baik secara pribadi, intelektual, akhlak, karier, relasi, hingga spiritual.

Keenam, Menonton Film

Tidak ada salahnya, di tengah suasana libur Lebaran yang panjang kita gunakan untuk sekadar menonton film sebagai hiburan ketika tidak mudik.

Ada banyak film-film yang bagus sebagai inspirasi dan edukasi. Atau bahkan memang benar-benar pure untuk sekadar hiburan sebagai media untuk melepaskan kepenatan setelah panjang beraktivitas sehari-hari.

Dan alangkah bagusnya lagi jika dimanfaatin untuk menonton film yang mengangkat tema-tema religi jadi ada nuansa spiritual untuk merayakan lebaran setelah sebulan lamanya berpuasa. Jadi tetap memperteguh ibadah spiritual, namun dengan tontonan yang bisa kita jadikan sebagai tuntunan dalam spiritualitas hidup.

Ketujuh, Mengunjungi Tempat Wisata

Banyak tempat wisata yang bisa kita kunjungi ketika Lebaran. Di sana bisa kita manfaatkan untuk menghibur diri dan berbaur dengan orang-orang lain yang juga tidak mudik.

Dari sekian banyak jenis tempat wisata bisa dipilih sesuai dengan yang disukai.

Kedelapan, Membaca Buku

Lebaran tahun ini, gencar program Musik Asik Baca buku yang dilakukan oleh pemerintah. Dengan menyediakan banyak buku-buku gratis yang bisa kita ambil dan menjadi bahan bacaan selama dalam perjalanan mudik. Mulai di terminal, stasiun, pelabuhan, dan sebagainya yang tersebar di berbagai kota.

Dengan tidak mudik pun bisa dijadikan asyik dengan membaca. Kita bisa membaca buku apa saja baik fiksi maupun nonfiksi. Tinggal dipersiapkan kalau belum ada stok buku baru dengan membeli di toko-toko terdekat.

Atau kalau sudah ada stok buku yang belum sempat dibaca. Lebaran ini karena tidak mudik, bisa dimanfaatkan untuk membaca buku-buku itu.

Jadi, tidak hanya bagi mereka yang mudik saja suasa Lebaran menjadi asik dan bermakna. Dengan tidak mudik pun, kita bisa mengubahnya menjadi asik dan bermakna dengan sejumlah kegiatan yang bisa kita lakukan.

Karena Lebaran adalah hari kemenangan. Selayaknya kita sebagai seorang muslim yang merayakan hari kemenangan harus menjadi layaknya seorang pemenang. []

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.