Mon,18 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Masyarakat Adat Penjaga Hutan Meratus

Masyarakat Adat Penjaga Hutan Meratus

masyarakat-adat-penjaga-hutan-meratus
Masyarakat Adat Penjaga Hutan Meratus
service

Hutan Meratus di Kalimantan Selatan, kaya keanekaragaman hayati. Meratus juga merupakan ruang hidup komunitas-komunitas adat. Mereka hidup bergantung hutan dan lahan di bentang Pegunungan Meratus turun menurun. Merekalah para penjaga hutan Meratus sesungguhnya. Beberapa tahun ini, Pemerintah Indonesia dari daerah sampai pusat berencana mengubah hutan Meratus menjadi Taman Nasional Meratus. Niat ini mendapatkan kritik dan penolakan dari berbagai kalangan dari masyarakat adat, organisasi masyarakat sipil, juga akademisi, mahasiswa dan lain-lain. Mereka khawatir, model konservasi versi negara bakal membatasi akses masyarakat adat yang memang ruang hidupnya di hutan Meratus. Sudah banyak korban masyarakat karena praktik-praktik konservasi versi negara. Konservasi negara selama ini banyak mengabaikan model konservasi masyarakat adat atau komunitas lokal. Di banyak tempat, masyarakat harus berurusan dengan hukum hanya karena mengelola lahan yang pemerintah berikan status kawasan konservasi, bahkan, penetapan itu datang belakangan, jauh lebih lama masyarakat adat tinggal di hutan itu. Berpuluh-puluh tahun masyarakat adat hidup di sana, dan terbukti hutan Meratus tetap terjaga. Apakah ada jaminan setelah jadi taman nasional, hutan Meratus terjaga dan masyarakat adat aman?

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.