Mubadalah.id – Ketika usia kehamilan mencapai sekitar enam atau tujuh bulan, bidan yang terlatih biasanya sudah dapat mengenali bagian tubuh bayi dengan melakukan pemeriksaan pada perut ibu.
Melalui pemeriksaan tersebut, bidan dapat merasakan bagian seperti kepala, leher, punggung, tangan, bokong, hingga kaki bayi. Pemeriksaan dilakukan dengan teknik tertentu untuk mengetahui posisi dan bagian tubuh bayi di dalam rahim.
Kemampuan menemukan bagian tubuh bayi menjadi salah satu tanda yang lebih meyakinkan bahwa ibu sedang mengalami kehamilan.
Detak Jantung Bayi Dapat Ibu dengar
Detak jantung bayi juga dapat menjadi tanda pasti kehamilan. Pada usia sekitar lima bulan, detak jantung bayi terkadang sudah dapat didengar menggunakan stetoskop khusus untuk mendengarkan denyut jantung bayi, seperti fetoskop.
Ketika usia kehamilan memasuki sekitar tujuh bulan, bidan yang terlatih dapat mendengarkan detak jantung bayi melalui pemeriksaan pada perut ibu.
Pemeriksaan tersebut memberikan informasi lebih kuat daripada tanda-tanda kehamilan yang hanya berdasarkan perubahan fisik yang ibu rasakan.
Pemeriksaan Medis Dapat Memastikan Kehamilan
Cara lain untuk memastikan kehamilan adalah melalui pemeriksaan medis. Pemeriksaan kehamilan dapat ia lakukan menggunakan alat tes di rumah maupun melalui pemeriksaan di laboratorium dengan menggunakan urine atau darah ibu.
Pemeriksaan tersebut dapat memberikan kepastian mengenai kemungkinan kehamilan, meskipun pemeriksaan di laboratorium dapat membutuhkan biaya lebih besar dan dalam kondisi tertentu tidak selalu ia perlukan.
Tes kehamilan dapat menjadi penting ketika ibu membutuhkan kepastian lebih awal. Salah satunya ketika ibu hendak mengonsumsi obat tertentu yang berpotensi membahayakan bayi apabila ternyata sedang hamil.
Karena itu, ketika muncul dugaan kehamilan, ibu sebaiknya tidak hanya mengandalkan satu gejala. Berhentinya haid, mual, kelelahan, sering buang air kecil, perubahan payudara, dan pembesaran perut merupakan tanda-tanda yang dapat mengarah pada kemungkinan kehamilan, tetapi belum tentu menjadi bukti pasti.
Kepastian kehamilan dapat ibu peroleh melalui tanda yang lebih kuat, pemeriksaan oleh tenaga kesehatan, atau tes kehamilan.
Dengan mengetahui perbedaan antara tanda kemungkinan dan tanda pasti kehamilan, ibu dapat mengambil langkah yang lebih tepat untuk menjaga kesehatannya dan calon bayi. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Melahirkan karya Susan Klein dkk, hlm 112.





Comments are closed.