Fri,24 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Mungkinkah Melewati Dunia Lain lewat Mimpi? Begini Kata Ahli

Mungkinkah Melewati Dunia Lain lewat Mimpi? Begini Kata Ahli

mungkinkah-melewati-dunia-lain-lewat-mimpi?-begini-kata-ahli
Mungkinkah Melewati Dunia Lain lewat Mimpi? Begini Kata Ahli
service

23 Juli 2026 13.00 WIB • 2 menit

Mungkinkah Melewati Dunia Lain lewat Mimpi? Begini Kata Ahli | Unplash/Greg Pappas


Mimpi adalah bunga tidur. Ungkapan ini tentu sudah tidak asing lagi ditelinga Kawan bukan.

Saat tidur, sering kali seseorang mengalami mimpi tentang berbagai hal. Tidak jarang, seseorang bisa mengingat mimpi yang dia alami seolah kejadian tersebut benar-benar terjadi di dunia nyata.

Hal ini membuat mimpi terkadang dikaitkan dengan berbagai hal mistis di sekitar kita. Ada yang mengatakan mimpi menjadi ramalan tentang sesuatu yang akan terjadi di masa depan.

Ada juga yang mengaitkan jika mimpi merupakan realita lain yang tengah terjadi di dunia paralel lainnya. Lantas bagaimana fakta di balik keberadaan mimpi yang sering dikaitkan dengan dunia lain tersebut?

Simak ulasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

Mimpi dan Dunia Lain

Dunia lain atau paralel menjadi salah satu konsep yang familiar dalam beberapa waktu belakang. Apalagi banyak film-film yang mengangkat dunia paralel ini sebagai tema bahasan dalam alur ceritanya.

Secara sederhana, dunia paralel merupakan realitas lain dari kajian nyata yang kita alami pada saat ini. Simpelnya, semua yang ada di dunia paralel sama persis seperti di dunia nyata, tapi alur kejadian yang terjadi jauh berbeda dari apa yang kita alami sehari-hari.

Situasi serupa yang sering kali muncul dalam mimpi inilah yang kemudian memunculkan anggapan jika bunga tidur tersebut sering dikaitkan dengan keberadaan dunia lain. Namun bagaimana fakta sebenarnya di balik fenomena tersebut?

Fakta di Balik Mimpi

Dinukil dari siaran pers IPB University, Guru Besar Fisika Teori IPB University, Prof. Husin Alatas memberikan penjelasan terkait fenomena mimpi ini. Prof. Husin Alatas menegaskan belum ada bukti ilmiah yang mengaitkan mimpi dengan dunia lain atau paralel.

Prof. Husin Alatas menjelaskan jika mimpi merupakan hasil aktivitas otak yang terjadi saat kita tidur. Pada saat tidur, ada sebuah fase di mana otak kembali memproses pengalaman, emosi, maupun ingatan yang didapatkan oleh seseorang saat terjaga.

“Dari sudut pandang fisika-kimia, otak merupakan sistem kompleks yang terdiri atas miliaran neuron yang saling terhubung melalui sinyal listrik dan komunikasi kimiawi menggunakan neurotransmitter,” tutur Prof. Husin Alatas dikutip dari siaran pers IPB University.

“Ketika tidur, aktivitas otak tidak berhenti. Justru pada fase rapid eye movement (REM), aktivitas beberapa wilayah otak mendekati kondisi saat terjaga. Pada fase inilah mimpi paling sering dan paling jelas terjadi,” tambahnya.

Berdasarkan aktivitas inilah, sering kali rangkaian kejadian yang terjadi saat seseorang mengalami mimpi jauh dengan realitas kehidupan sehari-hari.”Otak juga memiliki kemampuan mengombinasikan berbagai fragmen memori dengan imajinasi secara kreatif,” jelas Guru Besar Fisika Teori IPB University tersebut.

Bagaimana dengan Keberadaan Dunia Lain atau Paralel?

Prof. Husin Alatas juga memberikan penjelasan tentang keberadaan dunia lain atau paralel dalam konteks keilmuan. Guru Besar Fisika Teori IPB University tersebut menjelaskan jika fisika modern memang mengenal konsep tentang kemungkinan adanya alam semesta lain.

Interpretasi Many-Worlds merupakan salah satu konsep yang mengemukaka tentang keberadaan dunia paralell ini. Selain itu, ada juga hipotesis multiverse dalam kosmologi yang berkembang dari teori inflasi kosmik.

Walau begitu, Prof. Husin Alatas menggaris bawahi jika konsep terkait dunia lain atau paralel ini masih bersifat teoritis. “Meski demikian, kedua gagasan tersebut masih bersifat teoritis dan belum memiliki bukti observasional langsung. Hingga kini juga belum ada teori fisika yang menghubungkan aktivitas otak saat bermimpi dengan akses menuju alam semesta paralel,” jelasnya.

Oleh sebab itu, keterkaitan mimpi dengan dunia lain masih berupa spekulasi filosofis atau interpretasi metafisis daripada kesimpulan ilmiah.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.