Tue,5 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Omah Dongeng Marwah, Sekolah Alternatif di Kudus yang Sulap Dongeng Jadi Metode Belajar

Omah Dongeng Marwah, Sekolah Alternatif di Kudus yang Sulap Dongeng Jadi Metode Belajar

omah-dongeng-marwah,-sekolah-alternatif-di-kudus-yang-sulap-dongeng-jadi-metode-belajar
Omah Dongeng Marwah, Sekolah Alternatif di Kudus yang Sulap Dongeng Jadi Metode Belajar
service

Omah Dongeng Marwah, Sekolah Alternatif di Kudus yang Sulap Dongeng Jadi Metode Belajar


Omah Dongeng Marwah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan Paket B (setara SMP) dan Paket C (setara SMA) telah melahirkan generasi cerdas, salah satunya Tiyo Ardianto, Presma UGM.

Prestasi itu sekaligus menjadi bukti bahwa jalur pendidikan nonformal tidak selalu identik dengan keterbatasan. Rumah belajar di Kudus, Omah Dongeng Marwah justru menjadi wadah bagi anak-anak untuk berkembang sesuai minat dan bakatnya.

Lembaga ini beralamat di Jalan Ngasinan No. 9, Desa Purworejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Secara administratif, Omah Dongeng Marwah tercatat sebagai PKBM dengan NPSN P9970420 dan menyelenggarakan program pendidikan kesetaraan di bidang pendidikan masyarakat (Dikmas).

Namun yang membuat tempat ini berbeda bukan hanya statusnya sebagai PKBM. Sejak awal berdiri, Omah Dongeng Marwah mengembangkan pendekatan belajar yang unik. Mereka menjadikan dongeng sebagai metode pendidikan. Melalui cerita, anak-anak diajak memahami pelajaran, menumbuhkan imajinasi, sekaligus menyerap nilai moral.

Omah Dongeng Marwah Langgengkan Mendongeng

Pendiri Omah Dongeng Marwah, Hasan Aoni Aziz, mengatakan lembaga ini lahir dari keprihatinan melihat tradisi mendongeng yang semakin jarang ditemui. Konsep pendidikan yang anti-mainstream ini tidak lahir dari gagasan satu orang.

Omah Dongeng Marwah melibatkan aktivis sosial, jurnalis, mahasiswa, hingga pegiat lingkungan dalam perintisannya.

“Omah Dongeng Marwah berdiri tahun 2015 atas inisiasi aktivis sosial, aktivis lingkungan, jurnalis, guru, dan mahasiswa. Kami bergerak bersama menghidupkan kembali tradisi mendongeng yang belakangan mulai luntur,” kata Hasan Aoni.

Sebab, menurut Hasan, dongeng bukan sekadar cerita pengantar tidur. Dongeng pun bisa menjadi alat belajar yang efektif dan interaktif.

“Nah, keprihatinan itulah yang kemudian mendorong kami untuk mengajak anak-anak memulai kembali dengan dongeng. Tetapi yang kemudian kita kembangkan, dongeng tidak sekadar sebagai metode mengenal cerita dengan pesan moral tetapi sekaligus kami jadikan dalam lembaga pendidikan yang kami sebut dengan PKBM Omah Dongeng Marwah berijazah,” ujarnya.

Melalui pendekatan ini, hampir semua pelajaran bisa disampaikan lewat cerita. Bahkan, pelajaran yang sering dianggap sulit oleh anak-anak, termasuk matematika.

“Misalnya ada anak yang tidak suka pelajaran matematika, bisa dibantu dengan dongeng yang di dalamnya ada pesan-pesan atau hitungan terselubung sehingga ia bisa belajar menghitung,” kata Hasan.

Kepala sekolah Omah Dongeng Marwah, Edy Supratno, mengatakan metode dongeng membuat anak-anak lebih mudah menerima pelajaran.

“Dongeng menjadi salah satu media belajar yang efektif bagi anak-anak. Dengan kemasan yang menyenangkan dan menghibur, materi edukasi serta pesan-pesan moral bisa lebih diterima,” kata Edy.

Karena itu, visi Omah Dongeng Marwah cukup unik. Mereka ingin menjadi pelopor pendidikan anak berbasis dongeng.

Bebas Kembangkan Minat dan Bakat

Di Omah Dongeng Marwah, kegiatan belajar tidak hanya berkutat pada materi akademik. Anak-anak juga diajak mengembangkan kreativitas melalui berbagai aktivitas seni, mulai dari mendongeng, musik, menulis lagu, tari, hingga teater dan film.

Salah satu karya mereka adalah film Mata Jiwa, yang pernah diputar dalam Festival Anak dan Remaja di Gedung A Graha Plaza Insan Berprestasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Senayan, Jakarta. Tidak hanya itu, ODM tercatat telah menelurkan banyak karya film dari anak didiknya.

Saat ini sekitar 80 anak belajar di Omah Dongeng Marwah. Mereka bebas memilih bidang yang ingin dikembangkan sesuai bakatnya. Ada yang menekuni musik, ada yang tertarik pada teater, ada pula yang gemar menulis cerita.

Model belajar seperti ini membuat pendidikan terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari dan mendukung penuh minat masing-masing.

Sekolah Kesetaraan yang Lulusannya Masuk Kampus Besar

Meskipun berbasis pendidikan alternatif, lulusan PKBM Omah Dongeng Marwah tidak berhenti di pendidikan nonformal. Beberapa di antaranya diterima di perguruan tinggi ternama, seperti Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Negeri Semarang (UNNES)

Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kesetaraan melalui PKBM tetap memiliki peluang melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Ijazah program ini diakui negara dan dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan atau melamar pekerjaan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.