Fri,24 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Opini: Di Balik Penangkapan Ikan Sapu-sapu: Antara Intervensi dan Pemulihan Sungai

Opini: Di Balik Penangkapan Ikan Sapu-sapu: Antara Intervensi dan Pemulihan Sungai

opini:-di-balik-penangkapan-ikan-sapu-sapu:-antara-intervensi-dan-pemulihan-sungai
Opini: Di Balik Penangkapan Ikan Sapu-sapu: Antara Intervensi dan Pemulihan Sungai
service

Beberapa waktu terakhir, pemberitaan di televisi maupun media sosial seperti TikTok dan Instagram ramai menyoroti kondisi sungai-sungai di Jakarta. Dalam operasi serentak di lima wilayah Provinsi DKI Jakarta, jumlah tangkapan ikan sapu-sapu dilaporkan mencapai 68.880 ekor dengan total berat sekitar 6.979,5 kilogram, atau hampir 7 ton (Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta, 2026). Penangkapan ini dipahami sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan, sekaligus mengendalikan populasi ikan invasif yang dinilai berpotensi merusak habitat alami sungai. Angka-angka tersebut cepat beredar dan mudah dibaca sebagai capaian. Ada sesuatu yang bisa dihitung, dilaporkan, dan dijadikan indikator bahwa intervensi sedang berlangsung. Dalam batas tertentu, kesan itu memang terbentuk. Namun, ketika perhatian tidak berhenti pada capaian tersebut, melainkan bergeser pada kondisi sungai itu sendiri, gambaran yang muncul menjadi lebih kompleks. Air tetap keruh, bau yang sama masih hadir, dan aliran dari hulu ke hilir terus membawa material yang tidak tersentuh oleh intervensi tersebut. Di titik inilah tampak jarak antara apa yang diangkat dan apa yang selalu tetap tertinggal. Ikan sapu-sapu, yang umumnya merujuk pada Pterygoplichthys spp. (famili Loricariidae) dan dalam penggunaan populer sering disamakan dengan Hypostomus plecostomus, dengan cepat menjadi pusat perhatian. Kelimpahannya tinggi, visibilitasnya kuat, dan ia mudah dijadikan representasi masalah (Armbruster & Page, 2021).  Dalam banyak percakapan publik, ia kemudian diposisikan sebagai penyebab utama gangguan ekosistem sungai. Namun, dalam kerangka sosial-ekologis yang lebih luas, penempatan tersebut tidak sepenuhnya memadai. Perubahan pada sungai-sungai di Jakarta merupakan hasil dari proses jangka panjang. Masuknya limbah domestik secara terus-menerus (Rachmawati et al., 2020), peningkatan beban nutrien (Suryono…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.