Mon,27 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Pelarian Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Perempuan Bandung Berakhir, Kini Ditahan di Sel Khusus

Pelarian Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Perempuan Bandung Berakhir, Kini Ditahan di Sel Khusus

pelarian-taufik-hidayat-penyekap-dan-penyiksa-perempuan-bandung-berakhir,-kini-ditahan-di-sel-khusus
Pelarian Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Perempuan Bandung Berakhir, Kini Ditahan di Sel Khusus
service

Jakarta

Pencarian tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya berinisial YTR, Taufik Hidayat, akhirnya berakhir. Polisi berhasil menangkap pria yang sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut di wilayah Kabupaten Bandung.

Dilansir detikcom, Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan mengatakan bahwa Taufik diamankan di sebuah perumahan di kawasan Kabupaten Bandung. Selama dalam pelarian, tersangka beberapa kali berpindah tempat untuk menghindari pengejaran petugas.

Setelah ditangkap, Polda Jawa Barat langsung menempatkan tersangka di sel khusus dengan pengawasan ketat. Polisi pun terus memastikan proses hukum terhadap Taufik akan terus berjalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Akhirnya kami dapat menemukan keberadaan tersangka dan langsung kita lakukan penangkapan,” ujar Rudi.

Sempat kabur ke Tangerang, Taufik kini ditahan di sel khusus

Setelah diamankan, Taufik terlebih dahulu dibawa ke Polsek Majalaya sebelum dipindahkan ke gedung Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat. Polisi memastikan kondisi kesehatannya baik dan hasil tes urine menunjukkan negatif narkoba, meski ia mengaku sempat mengonsumsi minuman keras sebelum ditangkap.

Penyidik kemudian menempatkan Taufik di sel khusus yang berada dalam pengawasan ketat, Bunda. Ruangan tersebut dilengkapi dengan kamera CCTV yang aktif selama 24 jam.

“Kemudian kita akan lakukan penahanan di sel khusus, ya, yang kita sudah pasang CCTV-nya dan berada sendiri, ya, dan dalam pengawasan kita semua,” ungkap Rudi.

Sesaat setelah ditangkap, Taufik sebelumnya sempat membantah telah menyekap kekasihnya, YTR, selama tiga tahun. Ketika ditanya petuas kepolisian, ia mengatakan hanya menyekap selama 1,5 tahun. Namun, setelah diperiksa lebih lanjut, ia menyesali perbuatannya dan menyatakan siap bertanggung jawab atas tindakannya.

“Siap bertanggung jawab, nyesal banget Pak,” kata Taufik, dikutip dari akun Instagram @detikcom.

Sebelum akhirnya ditangkap di rumah kerabatnya di Majalaya, Taufik diketahui sempat melarikan diri ke wilayah Tangerang. Namun, karena merasa gelisah dan terus dihantui rasa takut, ia memutuskan kembali ke Jawa Barat hingga keberadaannya berhasil dilacak polisi melalui transaksi yang dilakukannya.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ndf/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.