Sun,6 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Pemerintah Buka Opsi Pembelajaran Jarak Jauh di Daerah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Pemerintah Buka Opsi Pembelajaran Jarak Jauh di Daerah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

pemerintah-buka-opsi-pembelajaran-jarak-jauh-di-daerah-terdampak-erupsi-gunung-anak-krakatau
Pemerintah Buka Opsi Pembelajaran Jarak Jauh di Daerah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
service

Jakarta, NU Online

Erupsi Gunung Anak Krakatau mulai berdampak pada perhatian pemerintah terhadap aktivitas belajar mengajar di wilayah terdampak. Pemerintah membuka opsi pembelajaran jarak jauh (PJJ) apabila paparan abu vulkanik membuat kualitas udara masuk kategori berbahaya.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan bahwa pemerintah terus mengantisipasi perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan kementerian serta lembaga terkait untuk menentukan langkah yang diperlukan.

“Dapat kami sampaikan bahwa perkembangan situasi dan kondisi terus kita antisipasi dan kita koordinasikan,” ujarnya dalam konferensi pers pada Ahad (6/9/2026).

Qodari mengatakan bahwa akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

Ia menambahkan, koordinasi juga dilakukan dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memantau kondisi di setiap daerah yang terdampak erupsi.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan update dari setiap daerah baik provinsi maupun kabupaten kota yang terdampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau,” ujar Qodari.

Menurutnya, kebijakan kegiatan belajar mengajar tidak bisa disamaratakan karena kondisi setiap daerah terdampak berbeda.

Pemerintah, kata Qodari, memiliki pengalaman menerapkan pendekatan serupa saat terjadi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan serta Sumatera.

“Berdasarkan pengalaman di tempat yang lain, misalnya kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan maupun di Sumatera, terkait dengan pendidikan, yang sudah-sudah berdasarkan kepada tingkat polusi, indikator polusi yang terjadi pada masing-masing lokasi,” ujarnya.

Ia mengatakan PJJ dapat menjadi pilihan ketika tingkat polusi di suatu wilayah mencapai kriteria berbahaya. Kebijakan tersebut nantinya dapat diterapkan pemerintah daerah sesuai kondisi lapangan.

“Apabila memang memenuhi atau sampai pada kriteria yang sudah berbahaya, maka diberikan ruang atau kesempatan kepada pemerintah daerah yang bersangkutan untuk melakukan pendidikan jarak jauh atau pembelajaran online,” kata Qodari.

Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto mengatakan dampak Gunung Anak Krakatau tercatat di tiga kabupaten dan 15 kecamatan, yakni Kabupaten Lampung Selatan, Pandeglang, dan Tanggamus.

“Kabupaten Lampung Selatan, itu di kecamatan Punduh Bedada, kecamatan RajaBasa, kecamatan Kalianda, kecamatan Ketapang, kecamatan bakauheni, kecamatan Sidomulyo, dan kecamatan Katibung. Kemudian kabupaten Pandeglang ada kecamatan Carita, Labuan, Panimbang, dan Jiput,” tuturnya.

“Kemudian kabupaten Tanggamus ada kecamatan Pematang Sawa, Cukuh Balak, Semaka, dan Kota Agung. Tidak ada korban jiwa, sementara yang dilaporkan dampak secara fisik untuk perusahaan ini terus masih dilakukan pendataan,” sambungnya.

Suharyanto mengungkapkan bahwa paparan abu vulkanik telah menjangkau tiga wilayah provinsi. “Memang di Provinsi Jakarta, DKI Jakarta, Banten, dan Lampung, ini semuanya terpapar abu vulkanik,” ujarnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.