Tue,19 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Persoalan Sampah, Ancaman Kesehatan dan Lingkungan di Jawa Timur

Persoalan Sampah, Ancaman Kesehatan dan Lingkungan di Jawa Timur

persoalan-sampah,-ancaman-kesehatan-dan-lingkungan-di-jawa-timur
Persoalan Sampah, Ancaman Kesehatan dan Lingkungan di Jawa Timur
service

Sampah tidak hanya menimbulkan penyakit tetapi juga mengganggu ekosistem lingkungan. Adhimas Setyo Wicaksono, Dosen Departemen Kesehatan Masyarakat, Universitas Surabaya, mengatakan sampah anorganik yang tidak mudah hancur dan tidak terkelola dengan baik dapat mengundang penyakit demam berdarah dan berbagi virus. Sedangkan sampah organik, meski hancur alami, namun dapat memunculkan penyakit iritasi dan gatal-gatal, bila tidak dipilah dari sumber asalnya. “Sampah yang ditumpuk dan berbau biasanya ada bakteri yang ikut terbang ke udara dan terhirup masyarakat,” jelasnya, Jumat (8/5/2026). Penyakit lain yang berpotensi muncul adalah leptosirosis. Bakteri atau virus yang dibawa tikus sebagai vektor ini, dapat mengancam kesehatan para pekerja pengumpul sampah. Gejelanya seperti demam. Selain itu, bahaya tetanus juga harus diwaspadai. Penyakit ini muncul di bambu atau besi berkarat, yang dibuang bercampur sampah. Pemakaian masker, sarung tangan karet, sepatu booth, dan pakaian khusus, dapat menjadi sarana mencegah risiko penyakit pada pekerja pengangkut sampah. “Dari sisi kedokteran, mereka harus diberi vaksinasi tetanus, untuk mencegah.” Pemilahan sampah harus menjadi kunci utama mengurangi timbunan sampah di rumah maupun di tempat pembuangan sementara. “Sampah organik dan anorganik, harus terpilah dari awal pengumpulan.” Tumpukan sampah plastik yang mencemari dasar Sungai Brantas, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Foto: Falahi Mubarok/Mongabay Indonesia. Risiko pekerja pengangkut sampah Seniman (46), warga kampung Klumprik, RT 04 RW 02, Kelurahan Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung, Surabaya, Jawa Timur, sudah 11 tahun menjadi penarik gerobak sampah. Tiga kali dalam seminggu, dia mengambil sampah di setiap rumah warga. Rendahnya pendapatan yang diterima, sekitar Rp1,3 juta, tidak sebanding dengan tingginya risiko yang mengancam, terutama kesehatan. “Seringnya gatal-gatal.…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.