Sun,31 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Polres Malang Tetapkan 4 Tersangka Perusakan Mobil di Pantai Wedi Awu

Polres Malang Tetapkan 4 Tersangka Perusakan Mobil di Pantai Wedi Awu

polres-malang-tetapkan-4-tersangka-perusakan-mobil-di-pantai-wedi-awu
Polres Malang Tetapkan 4 Tersangka Perusakan Mobil di Pantai Wedi Awu
service

Malang (beritajatim.com)-Kepolisian Resor Malang berhasil mengungkap kasus dugaan pengeroyokan dan perusakan yang terjadi di Pantai Wedi Awu, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang pada Selasa (6/5/2025) dini hari lalu.

Sebanyak empat tersangka ditetapkan oleh Satreskrim Polres Malang setelah dilakukan penyidikan dan pengembangan berdasarkan dua laporan yang telah diterima.

Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, menyampaikan proses hukum dilakukan secara serius dan profesional sesuai fakta hukum yang ditemukan penyidik.

“Ini upaya kami untuk menyampaikan perkembangan teraktual proses penyidikan. Harapannya masyarakat memahami bahwa Polres Malang secara serius dan profesional menindaklanjuti peristiwa di Pantai Wedi Awu secara objektif sesuai fakta hukum yang ada,” ujar Taat dalam rilis resmi, Jumat (8/5/2026) siang.

Taat menjelaskan, dari empat tersangka yang ditetapkan, tiga orang memiliki peran langsung dalam aksi perusakan kendaraan di lokasi kejadian.

“Ada yang berperan melempar menggunakan batu terhadap kendaraan roda empat, ada yang mencoret-coret kendaraan menggunakan cat semprot,” tambahnya.

Dari kasus itu, polisi mencatat total terdapat enam kendaraan yang mengalami kerusakan, terdiri dari satu unit Hiace, dua unit Elf, satu unit Ertiga, satu unit Avanza, dan satu unit Innova.

Taat menyebut, kendaraan Innova yang dirusak ternyata bukan milik rombongan wisatawan yang menjadi sasaran utama massa.

“Khusus Innova ini pemiliknya bukan dari rombongan kelompok tersebut. Ini warga masyarakat lain yang ada di lokasi dan akhirnya juga menjadi korban perusakan,” ungkapnya.

Karena itu, Taat menjelaskan penyidikan dilakukan berdasarkan dua laporan polisi berbeda. Satu laporan berasal dari kelompok wisatawan, sedangkan laporan lainnya dari pemilik kendaraan Innova.

Selain tiga pelaku perusakan, polisi juga menetapkan satu tersangka lain yang diduga berperan memobilisasi massa menuju lokasi kejadian.

“Satu orang yang ditetapkan tersangka siang ini adalah seseorang yang memobilisasi massa untuk bergerak bersama-sama menuju lokasi peristiwa,” tuturnya.

Untuk tiga tersangka pertama, polisi menerapkan pasal dugaan tindak pidana pengeroyokan atau perusakan secara bersama-sama di muka umum. Sedangkan satu tersangka lainnya dikenakan pasal penghasutan, karena mengajak massa menuju lokasi kejadian.

“Keempat tersangka semuanya berasal dari Malang Raya,” pungkas Taat. (yog/ted)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.