Sebanyak 67 warga Desa Wadas ditangkap polisi setelah menolak penambangan batu andesit untuk Bendungan Bener di Jawa Tengah. Total 518 keluarga digusur demi Bandara Internasional Yogyakarta. Setidaknya 33.626 pelajar se-Indonesia keracunan setelah menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis. Hutan seluas 543.575 hektare bakal dilepas untuk lumbung pangan dan energi di Papua Selatan.
Apa benang merahnya?
Semuanya bertaut dengan proyek atau program strategis nasional, alias PSN.
Skema PSN, yang pertama diperkenalkan rezim Joko Widodo dan kini dilanjutkan pemerintahan Prabowo Subianto, memberi setumpuk keistimewaan pada proyek-proyek yang dianggap “strategis untuk peningkatan pertumbuhan dan pemerataan pembangunan”.
Pemerintah merombak berbagai instrumen hukum, terutama lewat beleid sapu jagat UU Cipta Kerja, demi memuluskan skema PSN. Dengan dukungan penuh dari seluruh aparatur negara, investor PSN mendapat kemudahan dalam hal perizinan, pembebasan lahan, pun pengamanan proyek.
Proses yang ugal-ugalan lantas memicu kerusakan lingkungan, konflik lahan, pelanggaran HAM, kriminalisasi, hingga korupsi. Kasus-kasus yang telah disebut di atas hanya sebagian kecil dari berbagai persoalan yang menyertai pelaksanaan PSN di banyak tempat.
Untuk membantu publik memahami bagaimana skema PSN bekerja, Project Multatuli membuat gim interaktif bertajuk “PSN for Dummies”.
Di sini, Anda akan tahu rasanya menjadi investor PSN yang mendapat karpet merah dari pemerintah.
Periset: Permata Adinda
Perancang konsep gim: Permata Adinda
Pengembang gim: Louis Lugas




Comments are closed.