Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Puluhan Desa di Aceh Hilang Akibat Banjir Bandang

Puluhan Desa di Aceh Hilang Akibat Banjir Bandang

puluhan-desa-di-aceh-hilang-akibat-banjir-bandang
Puluhan Desa di Aceh Hilang Akibat Banjir Bandang
service

Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Aceh pada 26 November 2025 lalu, tidak hanya merenggut korban jiwa tetapi juga menghapus permukiman masyarakat dari peta. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, diperkirakan sekitar 22 desa dan dusun di tujuh kabupaten dilaporkan hilang. Wilayah terdampak tersebar di Aceh Tamiang, Aceh Utara, Nagan Raya, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Pidie Jaya. “Permukiman di desa-desa tersebut lenyap, terseret arus banjir bandang dan longsor,” kata Murthalamuddin, Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Selasa (6/1/2026). Kondisi pertokoan di Kota Kuala SImpang, Ibu Kota Aceh Tamiang, Aceh, setelah banjir bandang. Foto: Junaidi Hanafiah/Mongabay Indonesia Di Kabupaten Aceh Tamiang, sejumlah desa yang dinyatakan hilang berada di Kecamatan Sekerak, yakni Desa Lubuk Sidup, Sekumur, Tanjung Gelumpang, Sulum, dan Baling Karang. Di Aceh Utara, satu dusun di Desa Guci, serta wilayah Riseh Teungoh, Riseh Baroh, dan Dusun Rayeuk Pungkie di Kecamatan Sawang dan Langkahan, juga dinyatakan hilang. Di Kabupaten Nagan Raya, tepatnya di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Desa Kuta Teungoh dan Babah Suak, rusak parah sehingga tidak dapat dihuni kembali. Di Aceh Tengah, desa-desa di Kecamatan Ketol dan Kecamatan Bintang, yakni Desa Bintang Pupara dan Kalasegi, hanya menyisakan beberapa rumah dengan kondisi rusak berat. “Di Gayo Lues, sejumlah desa dan dusun di Kecamatan Pantan Cuaca, Blangkejeren, Tripe Jaya, dan Putri Betung dilaporkan hilang akibat banjir dan longsor,” ujar Murthalamuddin. Adapun di Aceh Tenggara, satu dusun di Kecamatan Ketambe hilang, sementara di Pidie Jaya, satu dusun di Desa Blang Awe turut lenyap.…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.