Jakarta (ANTARA) – Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum mengatasi drama tiga gim atas ganda Amerika Serikat Lauren Lam/Allison Quynh Lee setelah menang 17-21, 21-11, dan 21-19 pada babak 16 besar China Open 2026 yang berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Kamis.
Rachel mengatakan kunci kemenangan bersama Febi yakni bermain semaksimal mungkin, serta tidak melakukan kesalahan yang justru menguntungkan lawan.
“Di sisi lapangan, gim pertama dan awal gim ketiga sebenarnya kami posisi menang angin, tapi mereka selalu siap dengan pukulan-pukulan kencang dari kami. Jadi, malah kami yang kurang yakin dengan arah pengembaliannya,” ujar Rachel seperti dikutip dari keterangan resmi PBSI.
Sementara, Febi menilai pasangan Lauren/Allison merupakan ganda yang sangat solid dalam menjalankan skema bertahan.
“Sudah terus menyerang, tapi susah untuk tembus. Pada momen kritis, saya hanya menyakinkan diri sendiri kalau masih bisa, belum selesai. Lebih ke non-teknisnya sih tadi,” ujar Febi.
Pada babak perempat final, Rachel/Febi akan bersua ganda China Li Yi Jing/Luo Xu Min.
“Besok di perempat final, kami mau menang lagi. Tapi, banyak yang harus dipersiapkan, berkaca dari pertandingan tadi. Kondisinya dijaga terus,” kata Rachel.
Pertandingan di China tersebut menjadi pertemuan pertama kedua ganda putri selama berkarir.
Baca juga: Ana/Trias terhenti di babak pertama China Open 2026
Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.