Sat,11 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Sama-Sama Ada Stop Kontak di Kereta, Kenapa Gerbong Restorasi Bisa Pakai Freezer tapi Penumpang Tak Boleh Pakai Hair Dryer?

Sama-Sama Ada Stop Kontak di Kereta, Kenapa Gerbong Restorasi Bisa Pakai Freezer tapi Penumpang Tak Boleh Pakai Hair Dryer?

sama-sama-ada-stop-kontak-di-kereta,-kenapa-gerbong-restorasi-bisa-pakai-freezer-tapi-penumpang-tak-boleh-pakai-hair-dryer?
Sama-Sama Ada Stop Kontak di Kereta, Kenapa Gerbong Restorasi Bisa Pakai Freezer tapi Penumpang Tak Boleh Pakai Hair Dryer?
service

Fasilitas stop kontak atau soket di gerbong penumpang.


Sekarang ini, cari colokan listrik di ruang publik bukan perkara sulit lagi. Kafe, mal, ruang tunggu bandara, sampai transportasi umum, hampir semuanya sudah menyediakan stop kontak. Baterai ponsel lowbat di tengah perjalanan pun tak lagi jadi masalah besar.

Kereta api termasuk salah satu moda transportasi yang cukup royal soal ini. Hampir di setiap kursi penumpang, tersedia stop kontak yang siap dipakai kapan saja selama perjalanan. 
Akan tetapi, ada yang perlu diluruskan bahwa stop kontak atau soket di kereta api tidak bisa multifungsi atau digunakan untuk apa saja.

Banyak orang menyamaratakan semua stop kontak di kereta, padahal tidak. Kesalahpahaman ini sempat memicu kejadian yang viral di media sosial: ada penumpang menanak nasi pakai rice cooker mini, menyalakan kipas angin portable yang digantung di atas kursi, sampai memakai catokan rambut selama perjalanan.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) pun angkat bicara. Bukan sekali, tapi berulang kali, lewat berbagai saluran resmi.

Di Restorasi Bukan Colokan Biasa

Banyak yang mengira semua stop kontak di kereta itu setara. Padahal tidak. Letak stop kontak menentukan fungsi dan kapasitas dayanya.

Di gerbong restorasi atau kereta makan, memang ada instalasi listrik khusus yang dirancang untuk mendukung operasional layanan makanan dan minuman selama perjalanan. Karena itu, di sana microwave, freezer, boiler, bahkan chiller bisa dipakai, karena sistemnya sudah disiapkan untuk beban tinggi dan diawasi petugas.

Stop kontak di kabin penumpang cerita lain. Fasilitas ini disediakan khusus untuk perangkat elektronik ringan.

“Fasilitas stop kontak atau colokan listrik yang ada di kereta api hanya diperuntukan buat mengisi daya gadget, seperti: hand phone, tablet, laptop, TWS, power bank, dan perangkat lain yang tidak memiliki konsumsi daya watt besar,” tulis PT KAI, sebagaimana dikutip VP Public Relations KAI, Anne Purba dari unggahan Instagram resmi perusahaan pada Jumat (9/2/2024).

Kenapa Rice Cooker dan Hair Dryer Dilarang?

Ketentuan ini berkaitan dengan beban listrik. Alat seperti penanak nasi, pengering rambut, atau alat dengan elemen pemanas lain punya konsumsi daya yang jauh lebih tinggi dibanding charger ponsel atau laptop.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa daya listrik di dalam kereta punya prioritas utama yang sudah ditentukan.

“Daya listrik di dalam kereta diprioritaskan untuk menunjang fasilitas utama, seperti AC, penerangan, sistem pintu otomatis, serta perangkat informasi penumpang. Tidak tersedia kapasitas tambahan untuk penggunaan alat listrik berdaya besar,” katanya di Jakarta, sebagaimana dikutip dari Antara, Jumat, 24 April 2026.

Jika alat berdaya besar tetap dipaksakan, sistem bisa mengalami kelebihan beban atau overload. Akibatnya, sistem kelistrikan bisa mengalami trip sehingga pasokan listrik terputus. Fasilitas utama seperti AC dan lampu padam, dan kenyamanan seluruh gerbong terganggu.

Bukan cuma soal kenyamanan. Franoto juga mengingatkan bahaya yang lebih serius, yaitu potensi panas berlebih pada instalasi, korsleting, risiko kebakaran, hingga munculnya asap di ruang tertutup yang tentu mengganggu penumpang lain.

Jadi, kalau sebelumnya berpikir “semua colokan sama saja,” sekarang jelas alasannya kenapa tidak bisa sembarangan.

Bukan Sekadar Aturan, Tapi Soal Keselamatan Bersama

Franoto menegaskan, persoalan ini bukan cuma soal boleh atau tidak boleh, melainkan soal tanggung jawab bersama menjaga fasilitas publik.

“Kami menegaskan bahwa setiap fasilitas di stasiun maupun di dalam kereta merupakan bagian dari sistem pelayanan yang harus dijaga bersama. Penyalahgunaan fasilitas tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan seluruh pelanggan,” tegasnya.

Ia berharap penumpang semakin memahami pentingnya menjaga fasilitas publik, dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu operasional maupun keselamatan perjalanan kereta api.

Jadi lain kali kalau lapar di perjalanan, mungkin lebih aman mampir ke gerbong restorasi daripada bawa rice cooker sendiri dari rumah.

Fasilitas Pengganti untuk Kebutuhan Listrik Lebih

Menariknya, KAI sebenarnya tidak menutup akses bagi penumpang yang butuh daya lebih besar atau ingin bekerja dengan nyaman. Solusinya ada di stasiun, bukan di dalam kereta.

Selain menyediakan fasilitas pengisian daya di area stasiun, KAI juga sudah melengkapi sejumlah stasiun dengan coworking space, yang memungkinkan penumpang bekerja lebih nyaman sebelum keberangkatan.

Artinya, kalau memang butuh alat elektronik dengan daya besar atau ingin bekerja dengan laptop dalam waktu lama, stasiun jadi tempat yang lebih tepat dibanding memaksakan diri di kursi kereta.

Kalau Ada Kendala, Ini yang Bisa Dilakukan

KAI juga membuka jalur komunikasi bagi penumpang yang mengalami masalah selama perjalanan, termasuk soal kelistrikan seperti AC yang kurang optimal. Anne Purba menjelaskan, penumpang bisa langsung menghubungi kondektur yang sedang bertugas, karena nomor telepon petugas kondektur sudah tertera di masing-masing dinding kereta.

Selain itu, keluhan juga bisa disampaikan lewat pesan langsung (direct message) ke Contact Center KAI di media sosial, dengan menyertakan kode booking, sebagaimana dikutip dari siaran pers PT KAI.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.