Thu,23 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Terbongkar Modus Baru Selundupkan HP ke Rutan Gresik Lewat Roti Tawar

Terbongkar Modus Baru Selundupkan HP ke Rutan Gresik Lewat Roti Tawar

terbongkar-modus-baru-selundupkan-hp-ke-rutan-gresik-lewat-roti-tawar
Terbongkar Modus Baru Selundupkan HP ke Rutan Gresik Lewat Roti Tawar
service

Gresik (beritajatim.com) – Upaya menyelundupkan dua unit handphone (HP) ke dalam Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik berhasil digagalkan petugas saat layanan kunjungan tatap muka.

Aksi tersebut terjadi pada Senin (20/7/2026). Seorang pengunjung bernama Salamah didapati membawa dua HP yang disembunyikan di dalam roti tawar yang dibawanya.

Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, menjelaskan temuan itu terungkap ketika petugas melakukan pemeriksaan rutin terhadap seluruh barang bawaan pengunjung. “Saat memeriksa makanan yang dibawa, petugas menemukan dua unit handphone yang disembunyikan di dalam roti tawar,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).

Hasil pemeriksaan menunjukkan kedua HP tersebut diduga akan diserahkan kepada seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) berinisial AKH yang diketahui merupakan anak kandung dari pengunjung tersebut.

Mengetahui adanya barang terlarang itu, petugas segera melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan. Laporan kemudian diteruskan kepada Kepala Rutan untuk penanganan sesuai prosedur.

Petugas selanjutnya melakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap WBP yang diduga terlibat. Sementara itu, pengunjung diminta membuat surat pernyataan sekaligus menandatangani berita acara serah terima barang bukti.

“Penanganan dilakukan sesuai prosedur. WBP berinisial AKH ditempatkan di sel isolasi dan diusulkan mendapatkan penundaan atau pembatasan hak bersyarat sesuai ketentuan yang berlaku,” imbuh Eko.

Ia menuturkan, kejadian tersebut menjadi peringatan bahwa berbagai modus penyelundupan masih terus dilakukan untuk memasukkan barang terlarang ke dalam rutan.

Agar kejadian serupa tidak terulang, Rutan Kelas IIB Gresik memastikan akan memperketat pemeriksaan terhadap seluruh pengunjung, baik pemeriksaan badan maupun barang bawaan, sebagai langkah deteksi dini untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang ke lingkungan rutan. “Pengawasan akan terus diperketat agar keamanan dan ketertiban di dalam Rutan Gresik tetap terjaga,” pungkas Eko. (dny/kun)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.