Thu,23 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Sindikat Sabu Sistem Ranjau di Gresik Digulung, 17 Paket Siap Edar Disita Polisi

Sindikat Sabu Sistem Ranjau di Gresik Digulung, 17 Paket Siap Edar Disita Polisi

sindikat-sabu-sistem-ranjau-di-gresik-digulung,-17-paket-siap-edar-disita-polisi
Sindikat Sabu Sistem Ranjau di Gresik Digulung, 17 Paket Siap Edar Disita Polisi
service

Gresik (beritajatim.com)– Upaya peredaran narkotika dengan modus sistem ranjau di wilayah Gresik selatan berhasil digagalkan jajaran Satresnarkoba Polres Gresik.

Dua pria yang diduga berperan sebagai kurir ditangkap bersama puluhan gram sabu yang telah dikemas dalam belasan paket dan diduga siap diedarkan.

Pengungkapan tersebut menjadi bagian dari komitmen menekan peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi jaringan pengedar narkotika yang meresahkan masyarakat.

Kasus ini bermula dari laporan warga mengenai dugaan aktivitas peredaran sabu di kawasan Gresik selatan. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Opsnal Satresnarkoba melakukan penyelidikan hingga akhirnya menggerebek sebuah rumah kos di Desa Pasinan Lemahputih, Kecamatan Wringinanom, Minggu (19/7).

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua tersangka berinisial DE alias Bedun (32) dan MWF (30). Dari tangan keduanya, petugas menyita 17 paket sabu dengan total berat 38,066 gram yang diduga telah dipersiapkan untuk diedarkan kepada para pemesan.

Selain narkotika, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa timbangan digital, alat hisap sabu, plastik klip, dua unit telepon seluler, serta satu sepeda motor yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas peredaran narkoba. Nilai ekonomis sabu yang disita diperkirakan mencapai Rp68,4 juta.

“Hasil pemeriksaan mengungkap kedua tersangka berperan sebagai kurir dengan modus sistem ranjau, yakni meletakkan paket sabu di lokasi tertentu untuk kemudian diambil pembeli. Mereka telah menjalankan aktivitas tersebut sekitar empat bulan dengan wilayah edar meliputi Wringinanom, Driyorejo, Karangandong hingga Legundi,” ujar AKBP Ramadhan Nasution, Kamis (23/7/2026).

Dari hasil penyelidikan, kedua tersangka diketahui mampu mengedarkan sekitar 40 gram sabu setiap pekan. Sebagai imbalan, mereka menerima upah sebesar Rp25 ribu untuk setiap titik ranjau yang berhasil dipasang.

Polisi menduga kedua pelaku masih berada dalam jaringan peredaran narkotika yang lebih besar. Saat ini Satresnarkoba Polres Gresik masih melakukan pengembangan guna memburu pemasok utama yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya berupa pidana mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun. (dny/ted)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.