Fri,29 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Cuan Maggot dari Sampah Organik di Jakarta

Cuan Maggot dari Sampah Organik di Jakarta

cuan-maggot-dari-sampah-organik-di-jakarta
Cuan Maggot dari Sampah Organik di Jakarta
service

Sampah organik maupun non organik perkotaan  terus meningkat, seperti di Jakarta, produksi sudah sekitar 8.200 ton per hari, dengan Jakarta Timur tercatat sebagai penyumbang terbesar. Peran para pihak penting dan pengelolaan sampah agar tak terbuang jadi masalah. Salah satu,  yang Yayasan Swara Peduli Indonesia Jakarta, lakukan dengan memanfaatkan sampah organik dan bernilai ekonomi. Yayasan yang menaungi Swara Hijau Farm ini fokus pada pertanian perkotaan, budidaya maggot, serta pengelolaan sampah organik di permukiman. Saat Mongabay ke lokasi, tampak beberapa warga yang menjadi mitra program tengah sibuk. Ada yang menyiangi sisa makanan untuk pakan maggot, mengurus mini peternakan ayam, merawat tanaman hidroponik, hingga memantau perkembangan ikan di kolam budidaya. Endang Mintarja, pemimpin yayasan mengatakan, salah satu kegiatan utama di lokasi ini adalah budidaya maggot, yang berkontribusi mengurangi sampah organik di lingkungan sekitar. Sampah-sampah organik dari rumah tangga untuk maggot ini.  Setelah ada prgram makanan bergizi gratis (MBG), sampah juga  dari dapur MBG. Setiap hari, sampah maupun sisa makanan  dari dapur MBG  sekitar 40–60 kilogram. Kebutuhan pakan maggot berkisar 40–50 kilogram per hari. Ketika panen tiba, produksi maggot bisa  50 kilogram. Sebagian besar langsung dia jual ke pembeli (off taker) dengan harga sekitar Rp5.000 per kilogram. “Jadi, kami menyebutnya gendut dan glowing.” Maggot hasil pengolahan sampah warga manfaatkan untuk pakan ayam. Foto: M. Ambari/Mongabay Indonesia. Pakan ternak Sebagian hasil panen dia juga gunakan untuk pakan ternak dan ikan budidaya mereka di Swara Hijau Farm. Setiap hari perlu maggot sekitar 1–2 kilogram. Agar menghasilkan maggot berkualitas, Endang menerapkan teknik fermentasi pada sisa makanan. Proses…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.