Wed,29 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Petani Kian Limbung Ketika Limbah Cemari Sungai Ciujung

Petani Kian Limbung Ketika Limbah Cemari Sungai Ciujung

petani-kian-limbung-ketika-limbah-cemari-sungai-ciujung
Petani Kian Limbung Ketika Limbah Cemari Sungai Ciujung
service

Pencemaran air di Sungai Ciujung, Banten terus berulang dan kian meresahkan. Para petani yang menggantungkan nasib pada  irigasi dari air sungai merasakan dampaknya. Arman dan Jarnudi, misal, dua petani  ini selalu harap-harap cemas ketika masa menanam padi tiba. Kalau beruntung, mereka bisa panen dan bisa membayar modal awal. Sebaliknya, jika gagal panen, mereka  menanggung beban berlipat ketika modal bertani dari utang. Di usianya yang lebih dari setengah abad, Arman masih setia merawat tanaman padi miliknya. Tangannya  begitu cekatan memilah bulir padi yang masih layak untuk dia panen. Dia potong setiap batang padi menggunakan arit, lalu menumpuknya di pematang sawah. Srekkk..srekkk.. Lahan Arman berada di pinggiran Muara Sungai Ciujung, tepatnya di Desa Tengkurak, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang. Seperti halnya Arman, sawah-sawah di Desa Tengkurak mengandalkan air Sungai Ciujung sebagai sumber utama pengairan. “Kalau di sini setiap tahun (lahan pertanian tercemar limbah), penyakitnya (masalahnya) itu,” kata Arman saat Mongabay temui, Minggu (15/3/26). Selain Tirtayasa, pencemaran parah juga terjadi di Kecamatan Tanara, yang meliputi Desa Carenang dan Lebak Wangi. Sungai ini memiliki panjang 147 kilometer dan melintasi dua kabupaten, Lebak dan Serang. Air sungi berwarna keruh kehitaman dengan bau tidak sedap yang sangat menyengat. Pertemuan limbah dengan aliran Sungai Ciujung, Provinsi Banten. Aliran ini akan mengaliri irigasi sawah dan perkebunan warga. Foto: Ukat Saukatudin/ Mongabay Indonesia Kehidupan sehari-hari Arman dan keluarganya bergantung pada hasil tani dan Sungai Ciujung. Luas sawah sekitar  satu hektar. Jika pencemaran tak parah dan musim baik, dia bisa panen dua kali dalam setahun. Sekali panen, Arman bisa mendapat 4-6 ton…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.