Sun,10 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Pasca Santri Bundir di Ponpes, Dinas KBPPA Gresik Turun Tangan

Pasca Santri Bundir di Ponpes, Dinas KBPPA Gresik Turun Tangan

pasca-santri-bundir-di-ponpes,-dinas-kbppa-gresik-turun-tangan
Pasca Santri Bundir di Ponpes, Dinas KBPPA Gresik Turun Tangan
service

Gresik (beritajatim.com) – Suasana duka masih terasa di lingkungan Pondok Pesantren Al-Amin, Kabupaten Gresik, pasca peristiwa santri bunuh diri yang mengguncang banyak pihak. Di tengah situasi tersebut, perhatian kini tertuju pada kondisi psikologis anak-anak yang berada di lingkungan pondok.

Sebagai bentuk kepedulian dan perlindungan terhadap anak, Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik bergerak cepat melakukan penjangkauan dan pendampingan psikososial kepada para santri dan anak-anak terdampak.

Tim yang terdiri dari Plt Kepala Bidang PPA-PUHA, Kepala UPT PPA, serta staf pendamping mendatangi langsung lokasi pondok untuk melakukan asesmen awal sekaligus memastikan kondisi emosional anak-anak tetap terpantau dengan baik.

Dari hasil asesmen tersebut, ditemukan empat anak mengalami dampak emosional dan membutuhkan perhatian lebih serta pendampingan lanjutan.

Meski secara umum anak-anak masih dapat menjalankan aktivitas sehari-hari seperti biasa, pendampingan psikologis dinilai penting agar kondisi mental dan emosional mereka tetap stabil.

Kepala Dinas KBPPPA Kabupaten Gresik, dr. Titik Ernawati, mengatakan peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya menjaga kesehatan mental anak.

“Setiap anak memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan perasaan dan emosinya. Karena itu, peran orang tua, guru, pengasuh, maupun lingkungan sekitar sangat penting untuk hadir, mendengarkan, dan memberikan dukungan kepada anak,” katanya, Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, lingkungan yang aman, hangat, dan suportif menjadi faktor penting dalam tumbuh kembang anak, terutama setelah menghadapi peristiwa yang memicu tekanan emosional.

Sebagai langkah lanjutan, Dinas KBPPPA bersama Puspaga Dewi Sekardadu dan UPT PPA kini memberikan layanan konseling dan terapi psikologis bersama psikolog pendamping kepada anak-anak terdampak.

Terkait kejadian ini, pemerintah daerah setempat menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan, pendampingan, serta layanan terbaik demi memastikan hak anak atas rasa aman dan dukungan psikososial tetap terpenuhi. [dny/kun]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.