Sun,16 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Sport
  3. Bulu tangkis
  4. Lebih siap jadi kunci Jafar/Felisha revans atas Kim/Jang

Lebih siap jadi kunci Jafar/Felisha revans atas Kim/Jang

lebih-siap-jadi-kunci-jafar/felisha-revans-atas-kim/jang
Lebih siap jadi kunci Jafar/Felisha revans atas Kim/Jang
service

Jakarta (ANTARA) – Ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengatakan kesiapan yang lebih baik menjadi kunci kemenangan atas pasangan Korea Selatan Kim Jae Hyeon/Jang Ha Jeong pada babak pertama BWF World Tour Super 1000 Polytron Indonesia Open 2026.

Jafar/Felisha melaju ke babak 16 besar setelah menang dua gim langsung 21-11, 21-14 atas Kim/Jang di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu.

“Alhamdulillah pertandingan lancar, terus juga bisa menang dan revans. Pastinya puas banget dengan hari ini, sudah mulai oke. Kemenangan ini juga bisa mengembalikan kepercayaan diri kami,” kata Jafar setelah pertandingan usai.

Kemenangan tersebut sekaligus menjadi revans bagi Jafar/Felisha setelah pada pertemuan sebelumnya di Kejuaraan Asia 2026 mereka kalah dari Kim/Jang melalui pertandingan tiga gim 23-21, 20-22, 10-21.

Felisha juga bersyukur dapat membalas kekalahan dari pasangan Korea Selatan tersebut. Meski demikian, ia mengatakan performanya bersama Jafar masih perlu ditingkatkan untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

“Bersyukur pastinya bisa revans lawan Korea. Cukup happy, tapi kalau puas belum. Saya ingin meningkatkan performa saya di pertandingan berikutnya. Makin melaju, lawan makin bagus. Kalau kami begini-begini saja mungkin tidak akan menang, jadi harus ditingkatkan,” ujar Felisha.

Felisha mengatakan salah satu perbedaan yang cukup terasa dibanding pertemuan sebelumnya adalah karakter laju kok. Menurut dia, kondisi di Istora lebih cepat sehingga membantu mereka menerapkan permainan yang lebih agresif.

“Perbedaannya paling berpengaruh ke kecepatan kok. Di sini kencang, di Kejuaraan Asia lambat. Tipikal pemain Korea punya pertahanan kuat, jadi kalau lambat bagus buat mereka,” kata Felisha.

Selain kondisi lapangan, Jafar/Felisha juga merasa lebih siap secara taktik. Felisha mengatakan mereka sudah mempelajari permainan Kim/Jang melalui video setelah sempat dibuat terkejut pada pertemuan pertama.

“Taktik dan strategi juga lebih kebaca dan dilihat. Kemarin di pertemuan pertama agak kaget. Sekarang lebih siap persiapannya,” ujar Felisha.

Baca juga: Tiwi/Fadia jaga asa naik kelas setelah kembali tumbangkan Lee/Baek

Baca juga: Lanny/Apriyani tak ingin buru-buru bicara Olimpiade Los Angeles 2028

Dalam pertandingan tersebut, Jafar/Felisha langsung berusaha mengambil inisiatif serangan sejak gim pertama. Kedua pasangan sempat saling kejar pada awal laga hingga kedudukan 3-3, sebelum Jafar/Felisha perlahan membuka jarak dan unggul 11-8 saat interval.

Selepas jeda, Jafar/Felisha tampil semakin solid. Permainan depan dan belakang mereka berjalan lebih rapi sehingga Kim/Jang kesulitan keluar dari tekanan. Gim pertama pun ditutup pasangan Indonesia dengan skor 21-11.

Pada gim kedua, Kim/Jang kembali memberikan perlawanan pada awal permainan. Namun, Jafar/Felisha mampu menjaga kendali pertandingan dan mencetak delapan poin beruntun untuk unggul 11-6 saat interval.

Keunggulan itu tidak terlepas hingga akhir gim. Jafar/Felisha tetap tampil tenang dan menutup pertandingan dengan kemenangan 21-14.

Jafar/Felisha tidak ingin terlalu jauh memikirkan calon lawan pada babak berikutnya. Mereka memilih fokus mempersiapkan diri dan membenahi sejumlah aspek permainan, termasuk kekompakan di lapangan.

“Paling lebih bonding saja, bukan hanya komunikasi tapi seluruhnya, chemistry dan lainnya lebih dipertajam lagi,” kata Felisha.

Jafar/Felisha selanjutnya akan berhadapan dengan pasangan Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie yang mengalahkan wakil Indonesia Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja dengan skor 17-21, 21-16, 23-21.

Sementara itu, wakil ganda campuran Indonesia lainnya, Ali Rayhan/Devin Wahyudi, harus terhenti pada babak pertama setelah kalah dari pasangan Taiwan Zhi-Wei He/Huang Jui-Hsuan dengan skor 21-13, 17-21, 11-21.

Baca juga: Fajar/Fikri tumbang di babak pertama Indonesia Open 2026

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.