Jakarta (ANTARA) – Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani akhirnya mencatat kemenangan pertama atas Wang Zhi Yi pada pertemuan kedelapan setelah menyingkirkan unggulan kedua asal China itu pada perempat final BWF World Tour Super 750 Japan Open 2026.
Putri bangkit dari kekalahan gim pembuka untuk menundukkan Wang melalui pertandingan tiga gim dengan skor 9-21, 21-17, 21-4 di Tokyo, Jepang, Jumat.
“Alhamdulillah rasanya lega karena akhirnya bisa menang dari Wang Zhi Yi. Biasanya saya paling bagus hanya bisa ambil satu gim lalu hilang di gim penentuan kalau melawan dia, An Se Young atau Akane tapi hari ini bisa menang jadi sangat senang,” kata Putri dalam keterangan resmi PBSI setelah laga.
Kemenangan tersebut terasa istimewa karena Putri selalu menelan kekalahan dalam tujuh pertemuan sebelumnya melawan Wang.
Baca juga: Putri KW ingin tampil habis-habisan lawan Wang Zhi Yi
Pebulu tangkis unggulan keenam itu sempat berada dalam tekanan pada gim pertama. Permainan Wang yang solid serta pengembalian bola yang menyulitkan membuat Putri kesulitan menemukan ritme dan menyerah 9-21.
Putri mulai mengubah jalannya pertandingan pada gim kedua dengan berani menaikkan intensitas permainan. Ia berusaha mengimbangi tempo Wang serta menjaga konsentrasi tanpa terlalu memikirkan hasil akhir.
“Di gim pertama Wang Zhi Yi bermain sangat baik, tekanannya terasa dan saya banyak kagok dengan pengembalian-pengembalian dia. Masuk gim kedua saya coba mengimbangi dan pelatih mengingatkan untuk terus menaikkan hawa mainnya, itu tidak terlalu terlihat di gim pertama jadi saya lebih fokus ke hal itu tanpa banyak berpikir hasil. Pelan-pelan mulai dapat ritmenya, rallynya dan bisa unggul,” ujar Putri.
Baca juga: Gregoria keluar, Putri siap emban tugas berat di Pelatnas PBSI
Setelah merebut gim kedua 21-17, Putri tampil dominan pada gim penentuan. Pertahanan rapat dan fokus yang terus terjaga membuatnya melesat hingga menutup pertandingan dengan skor telak 21-4.
Menurut Putri, kekuatan pikiran menjadi faktor penting yang membantunya tidak kembali kehilangan kendali pada gim penentuan seperti dalam sejumlah pertandingan melawan pemain papan atas sebelumnya.
“Salah satu faktor terpenting memang di fokus pikirannya. Tidak boleh hilang atau lepas sedikitpun jadi tadi coba bertahan dan memang sangat melelahkan sesudahnya. Tapi hasil ini menjadi sangat penting untuk menatap pertandingan-pertandingan selanjutnya,” kata Putri.
Pada semifinal, Putri akan menghadapi wakil tuan rumah Akane Yamaguchi. Kemenangan pertama atas Wang menjadi tambahan kepercayaan diri baginya untuk kembali menantang salah satu pemain elite dunia.
“Besok ketemu Akane, pasti tidak mudah juga apalagi main di rumahnya sendiri. Saya harus fokus lagi, lebih percaya diri dan kemenangan hari ini menjadi tambahan motivasi,” ujar Putri.
Baca juga: Putri KW usung misi revans demi jaga podium Japan Open 2026
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.