Laut dunia tengah menunjukkan kekuatannya yang luar biasa. Dalam beberapa tahun terakhir, badai besar di berbagai samudra memicu gelombang yang tak hanya menghantam kawasan dekat pusat badai, tapi juga menjalar ribuan kilometer jauhnya. Fenomena ini memperlihatkan betapa kuat dan luas jangkauan energi laut. Kini, teknologi satelit memungkinkan ilmuwan memantau gelombang ekstrem tersebut secara lebih akurat. Dengan data dari luar angkasa, mereka dapat mengetahui tinggi gelombang, arah pergerakannya, dan seberapa jauh energi badai bisa menyebar ke wilayah lain. Ilustrasi ombak besar di laut lepas yang menggambarkan kekuatan gelombang hasil badai di samudra. Ombak seperti ini dapat menjalar ribuan kilometer dan membawa energi besar hingga ke pesisir. Ilustrasi oleh ninjason1, Freepik. Salah satu temuan terbaru datang dari European Space Agency (ESA). Selama Badai Eddie pada Desember 2024, satelit ESA mencatat gelombang laut setinggi hampir 20 meter, setara gedung 7 lantai. Ini menjadi rekor gelombang tertinggi yang pernah terukur dari luar angkasa. Ombak yang menjalar lintas samudra Temuan ini menunjukkan bahwa ombak panjang atau swell dari badai besar dapat membawa energi kuat hingga ribuan kilometer jauhnya, meski badai itu sendiri tidak pernah mencapai daratan. Gelombang laut terbentuk oleh hembusan angin di permukaan laut, dan saat badai melanda, angin kencang menciptakan gelombang raksasa. Setelah badai reda, ombak besar itu terus bergerak melintasi samudra dan bisa memengaruhi pesisir yang jauh dari lokasi badai. Peta tinggi gelombang hasil pemodelan badai Hercules di Samudra Atlantik Utara pada Januari 2014. Warna menunjukkan tinggi gelombang rata-rata, dengan ungu hingga kuning mewakili peningkatan ketinggian dari 10 hingga 25 meter. Garis…This article was originally published on Mongabay
Satelit Catat Gelombang Samudera Setinggi 20 Meter, Ombak Menjalar Ribuan Kilometer
Satelit Catat Gelombang Samudera Setinggi 20 Meter, Ombak Menjalar Ribuan Kilometer





Comments are closed.