Sun,31 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Konservasi di Tengah Tantangan Fragmentasi Habitat Orangutan Tapanuli

Konservasi di Tengah Tantangan Fragmentasi Habitat Orangutan Tapanuli

konservasi-di-tengah-tantangan-fragmentasi-habitat-orangutan-tapanuli
Konservasi di Tengah Tantangan Fragmentasi Habitat Orangutan Tapanuli
service

  Di jantung hutan Batang Toru, Sumatera Utara, hidup salah satu spesies kera besar paling langka di dunia, orangutan tapanuli (Pongo tapanuliensis). Spesies ini baru diakui secara ilmiah pada tahun 2017, namun keberadaannya telah lama menjadi bagian dari kisah ekologi dan budaya masyarakat di selatan Danau Toba. Dengan populasi tak lebih dari 800 individu, orangutan tapanuli kini menempati posisi genting dalam daftar satwa paling terancam punah di bumi. Bicara tentang orangutan di Sumatera Utara, maka sejak dua dekade lalu diskursus tentang orangutan dan keterancaman habitatnya tidak bisa dilepaskan dari Panut Hadisiswoyo, sosok yang menaruh perhatian besar terhadap pelestarian spesies ini. Melalui Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Centre (YOSL-OIC) yang didirikannya dan kerja panjang di lapangan, ia menjadi saksi bagaimana perubahan bentang alam Batang Toru perlahan membentuk garis nasib bagi spesies yang hanya tersisa di satu sudut kecil bentang alam itu. Dalam wawancara dengan Mongabay Indonesia di episode Bincang Alam yang diselenggarakan pada 4 September 2025 dalam tajuk ‘Mengenal Orangutan tapanuli: Si Primata Paling Langka di Dunia’ Panut menuturkan pandangannya tentang makna keberadaan orangutan tapanuli bagi ekosistem, manusia, dan masa depan konservasi di Indonesia. Panut pun berbicara tentang tantangan menjaga spesies yang terisolasi, perjalanan panjang riset, hingga refleksi moral yang muncul dari hubungan manusia dengan alam.      Mongabay: Apa yang melatarbelakangi Anda mendirikan Yayasan Orangutan Sumatera Lestari – Orangutan Information Centre (YOSL-OIC)? Panut Hadisiswoyo: Satu alasan utama saya mendirikan YOSL-OIC adalah karena saat itu belum ada sosok lokal yang benar-benar fokus dan peduli terhadap keberlangsungan populasi orangutan…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.