Mon,13 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Animator Avengers Ronny Gani Pilih Kembali ke Indonesia demi Wujudkan Mimpi

Animator Avengers Ronny Gani Pilih Kembali ke Indonesia demi Wujudkan Mimpi

animator-avengers-ronny-gani-pilih-kembali-ke-indonesia-demi-wujudkan-mimpi
Animator Avengers Ronny Gani Pilih Kembali ke Indonesia demi Wujudkan Mimpi
service

11 Juli 2026 21.00 WIB • 1 menit

Ronny Gani. (Foto: YouTube/Good News From Indonesia)


Ronny Gani adalah animator profesional Indonesia yang telah lama berkecimpung di dunia industri kreatif Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir ia telah terlibat dalam sejumlah proyek film Hollywood di antaranya Ready Player One, dan Pacific Rim.

Memiliki pengalaman selama lebih dari dua dekade, Ronny dikenal andal meracik animasi dengan keahlian meliputi character animation, visual effects (VFX), motion capture, hingga pengembangan teknologi animasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Selain film layar lebar, ia juga berkontribusi dalam berbagai proyek video game, iklan, serial televisi, hingga produksi virtual yang semakin berkembang seiring kemajuan teknologi digital.

Sukses merantau tidak membuat Ronny enggan berlama-lama tinggal di luar negeri. Pada 2022, ia memilih kembali ke Indonesia untuk meramaikan industri film dan serial animasi nasional yang sedang tumbuh berkembang dalam beberapa tahun terakhir ini.

Wujudkan Mimpi

Ronny menyadari bahwa keterlibatannya di sejumlah proyek film Hollywood adalah cara dirinya mendapatkan ilmu dan pengalaman. Setelah ilmu serta pengalaman itu digapai, ada rasa dari dirinya berkarya dan memajukan industri animasi di dalam negeri.

“Semua yang saya lakukan selama meranau adalah anggapnya sebagai menimbal ilmu, mencari pengalaman. Kemudian menuju ke saat itu terjadi saya sudah siap berkontribusi, membuat, dan mengembangkan dan menciptakan film-film animasi untuk penonton Indonesia. Memang itu sebuah mimpi ya,” ucap Ronny kepada Good News From Indonesia dalam segmen GoodTalk.

Kesempatan itu pun hadir dari produser film Shanty Harmayn. Ronny diajak menggarap film Garuda di Dadaku yang pernah tayang pada 2009 menjadi sebuah animasi. Film remake dalam bentuk animasi itu pun kemudian tayang di bioskop seluruh Indonesia pada Juni 2026 lalu.

“Singkat cerita ketemulah dengan Mbak Shanty Harmayn. Kita ngobrol panjang lebar dan dalam durasi yang lama, gak sebentar, akhirnya kita memutuskan let’s go, let’s do it. Saya pulang, and then the rest is history. Kita bikin Garuda di Dadaku,” ucap Ronny yang juga menggarap animasi film Avengers yang terkenal itu.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dimas Wahyu Indrajaya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dimas Wahyu Indrajaya.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.