Sun,3 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Bagaimana Selamatkan Pantai Bali dari Abrasi?

Bagaimana Selamatkan Pantai Bali dari Abrasi?

bagaimana-selamatkan-pantai-bali-dari-abrasi?
Bagaimana Selamatkan Pantai Bali dari Abrasi?
service

Berstatus sebagai destinasi wisata global, Bali justru hadapi persoalan serius lantaran laju abrasi pantai merupakan yang tercepat di dunia. Di Pantai Kuta misal, area pantai yang sebelumnya banyak wisatawan manfaatkan untuk tempat bersantai kini makin mundur ke belakang. Terlihat karung-karung berisi pasir yang tertata sedemikian rupa untuk menahan timbunan pasir baru yang terus tergerus karena diterjang gelombang. Jalan setapak dari beton hancur, payung-payung pantai berdesakan karena ruangnya berkurang. Alih-alih, air laut bahkan beberapa kali tumpah ke jalan raya. Situasi itu kontras dengan setahun lalu. Ketika itu, kawasan pantai masih terlihat cukup landai. Bahkan, pengunjung juga masih bisa berlarian di sempadan yang berjarak sekitar 5-10 meter dari bibir laut. Ribuan orang masih bisa duduk nyaman menunggu matahari tenggelam. Namun beberapa bulan terakhir ini situasinya berkebalikan. Saat air pasang, pengunjung nyaris tidak bisa jalan di area berpasir karena serbuan air laut dan jalan setapak hilang. “Ini gara-gara reklamasi perluasan bandara,” celetuk seorang penjaja pijat dan penjual minuman di Pantai Kuta. Pada 2019, pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai yang berdampingan dengan Pantai Kuta memang melakukan reklamasi untuk memperluas apron dan runway. Area yang mencakup 100 hektar itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas bandara dan memudahkan pesawat berbadan besar mendarat. Runway yang semula 3000 meter diperpanjang menjadi 3.400 meter. Tanggul batu dan karung pasir menghadang ombak di Pantai Kuta. Foto Luh De Suriyani/Mongabay Indonesia. Penelitian sebelumnya memang Bali sebagai pulau dengan laju penyusutan tercepat di dunia akibat abrasi. Hanya dalam kurun lima tahun (2016-2021), garis pantai di Bali menyusut dari 668,64 kilometer menjadi 662,59…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.