Mon,7 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Bibit Siklon 95W Muncul, BMKG: Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di 11 Provinsi pada 3 September 2026

Bibit Siklon 95W Muncul, BMKG: Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di 11 Provinsi pada 3 September 2026

bibit-siklon-95w-muncul,-bmkg:-waspadai-hujan-lebat-dan-angin-kencang-di-11-provinsi-pada-3-september-2026
Bibit Siklon 95W Muncul, BMKG: Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di 11 Provinsi pada 3 September 2026
service

Jakarta, Arina.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat terhadap potensi cuaca signifikan di sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis, 3 September 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi dinamika atmosfer, termasuk keberadaan bibit siklon tropis 95W di Samudra Pasifik sebelah timur laut Papua.

Prakirawan BMKG Miftah Ali menjelaskan, keberadaan bibit siklon tropis 95W membentuk daerah konvergensi, konfluensi, serta low level jet yang memanjang di Laut Cina Selatan, Laut Filipina, Samudra Pasifik utara Papua, dan di sekitar sistem tersebut.

“Daerah perlambatan angin atau konvergensi diprakirakan terbentuk di Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Utara, Papua, dan Papua Pegunungan,” ujar Miftah dalam informasi cuaca BMKG untuk Kamis (3/9/2026).

Selain itu, daerah pertemuan angin atau konfluensi diprakirakan terbentuk di perairan barat dan utara Aceh, Selat Malaka bagian utara, Teluk Thailand, Laut Cina Selatan, serta Samudra Pasifik timur Filipina.

Menurut Miftah, kondisi atmosfer tersebut mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan, terutama di sekitar bibit siklon tropis dan sepanjang wilayah konvergensi serta konfluensi.

“Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah bibit siklon tropis dan di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut,” katanya.

11 Provinsi Berpotensi Cuaca Ekstrem,
Sementara itu menurut laman bmkg.go.id terkait prospek potensi cuaca ekstrem, sebanyak 11 provinsi berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat maupun angin kencang pada Kamis (3/9/2026).

Wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Sumatera Utara. Sementara itu, Banten, Jawa Barat, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, serta Sulawesi Utara berpotensi mengalami angin kencang.

Miftah mengatakan kondisi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca cukup signifikan di sejumlah wilayah Indonesia. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat.

“Perlu ditingkatkan kewaspadaan potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah yang berwarna kuning,” ujarnya.

Potensi Hujan Petir di Tanjung Selor
Untuk prakiraan cuaca sejumlah kota besar, BMKG memprakirakan Tanjung Selor berpotensi mengalami hujan disertai petir. Sementara Banda Aceh, Medan, dan Bengkulu berpotensi mengalami hujan ringan.

Cuaca cerah berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Pangkalpinang, Palembang, sejumlah wilayah di Pulau Jawa, serta Samarinda.

BMKG juga memprakirakan udara kabur di Pekanbaru, Bandar Lampung, Pontianak, dan Palangkaraya. Sementara Banjarmasin berpotensi mengalami asap atau kabut.

Di wilayah Indonesia bagian timur, hujan ringan berpotensi terjadi di Mamuju, Palu, Jayapura, dan Jayawijaya. Adapun cuaca cerah berawan hingga berawan tebal diprakirakan terjadi di Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, dan Merauke.

Udara kabur berpotensi terjadi di Manokwari, sedangkan Nabire berpotensi mengalami asap atau kabut.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi mengenai perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG, terutama ketika melakukan aktivitas di wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.