Fri,10 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Buah Nyamplung (Calophyllum inophyllum) Kini Diteliti sebagai Alternatif Sumber Energi Menjanjikan

Buah Nyamplung (Calophyllum inophyllum) Kini Diteliti sebagai Alternatif Sumber Energi Menjanjikan

buah-nyamplung-(calophyllum-inophyllum)-kini-diteliti-sebagai-alternatif-sumber-energi-menjanjikan
Buah Nyamplung (Calophyllum inophyllum) Kini Diteliti sebagai Alternatif Sumber Energi Menjanjikan
service

Buah Nyamplung (Calophyllum inophyllum) Kini Diteliti sebagai Alternatif Sumber Energi Menjanjikan


Nyamplung (Calophyllum inophyllum) selama ini dikenal sebagai tanaman yang tumbuh di kawasan pesisir dan berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi. Namun, di balik perannya sebagai tanaman penghijauan, nyamplung kini menarik perhatian sebagai sumber energi terbarukan yang menjanjikan. Melalui riset yang dilakukan oleh Budi Leksono dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, tanaman ini terbukti memiliki potensi besar untuk diolah menjadi biodiesel.

Temuan tersebut dipresentasikan dalam Indonesia Research and Innovation Expo 2025 di JIExpo Kemayoran. Dalam pameran itu, Budi menunjukkan bahwa biji nyamplung dari berbagai daerah di Indonesia menghasilkan kadar minyak yang berbeda. “Dari hasil uji, rendemen crude oil tertinggi berasal dari Dompu, NTB, sebesar 58 %, sementara di Jawa tertinggi dari Gunung Kidul, mencapai 50 persen,” ungkapnya. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, terutama iklim kering yang cenderung meningkatkan kandungan minyak dalam biji.

Biji Kecil dengan Kandungan Energi Tinggi

Nyamplung memiliki buah berbentuk bulat kecil dengan diameter sekitar 2 sentimeter. Di dalamnya terdapat biji yang menjadi sumber utama minyak nabati. Kandungan minyak dalam biji nyamplung tergolong tinggi, mencapai lebih dari 70 persen, menjadikannya sangat potensial sebagai bahan baku biodiesel.

Minyak nyamplung memiliki komposisi asam lemak yang mirip dengan minyak nabati lain yang telah lebih dulu digunakan sebagai bahan bakar, seperti minyak sawit dan jarak pagar. Kandungan utamanya meliputi asam oleat, asam linoleat, dan asam stearat. Dengan karakteristik tersebut, minyak nyamplung dapat diolah melalui proses kimia menjadi biodiesel yang dapat digunakan sebagai alternatif bahan bakar fosil.

Proses pengolahannya dimulai dari pengeringan biji, pemecahan cangkang, hingga ekstraksi minyak. Setelah itu, minyak mentah dimurnikan dan melalui tahapan esterifikasi serta transesterifikasi untuk menghasilkan biodiesel. Teknologi ini memungkinkan pemanfaatan sumber daya lokal menjadi energi yang lebih ramah lingkungan.

Tidak Ada yang Terbuang

Salah satu keunggulan pengembangan nyamplung adalah penerapan konsep tanpa limbah. Tidak hanya bijinya yang dimanfaatkan, tetapi juga limbah hasil pengolahan diolah kembali menjadi produk lain yang bernilai ekonomi. Dari satu proses produksi biodiesel, dapat dihasilkan sabun alami berbahan gliserol, biochar, asap cair untuk pengawet, hingga bungkil yang dapat digunakan sebagai pakan ternak.

Pendekatan ini membuat nyamplung menjadi komoditas yang efisien dan berkelanjutan. Bahkan, beberapa inovasi turunannya telah mendapatkan paten nasional, termasuk produk kosmetik alami yang memanfaatkan kandungan senyawa aktif dalam nyamplung sebagai pelembap dan antiaging.

Menuju Bahan Bakar Pesawat

Pengembangan nyamplung tidak berhenti pada biodiesel. Riset lanjutan juga diarahkan untuk menghasilkan bioavtur, yaitu bahan bakar pesawat berbasis sumber non-pangan. Upaya ini dilakukan agar bahan bakar yang dihasilkan dapat memenuhi standar International Civil Aviation Organization. Kolaborasi dengan mitra internasional menjadi bagian penting dalam mempercepat pengembangan teknologi ini.

Jika berhasil dikembangkan secara luas, nyamplung berpotensi menjadi salah satu solusi dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, termasuk di sektor penerbangan yang selama ini sulit dialihkan ke energi alternatif.

Manfaat Lingkungan dan Tantangan ke Depan

Selain sebagai sumber energi, nyamplung juga memiliki manfaat ekologis. Tanaman ini mampu menyerap karbon dalam jumlah signifikan, sehingga berkontribusi dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Kemampuannya tumbuh di lahan kering dan pesisir juga menjadikannya cocok untuk dikembangkan di berbagai wilayah di Indonesia tanpa mengganggu lahan pertanian pangan.

Meski potensinya besar, pengembangan nyamplung tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan kerja sama antara peneliti, industri, petani, dan pemerintah untuk memastikan budidaya dan pengolahannya dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dukungan teknologi, pembiayaan, serta kebijakan yang tepat menjadi faktor penting dalam mendorong nyamplung sebagai komoditas energi masa depan.

Dengan segala keunggulannya, nyamplung menunjukkan bahwa solusi energi tidak selalu harus datang dari sumber yang baru. Tanaman yang selama ini tumbuh di pesisir justru dapat menjadi bagian penting dalam upaya membangun kemandirian energi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Baca juga Buah Mengkudu, Obat Herbal Antihipertensi yang Merakyat

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.