Fri,10 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Ciri-ciri Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar

Ciri-ciri Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar

ciri-ciri-orang-yang-mendapatkan-lailatul-qadar
Ciri-ciri Orang yang Mendapatkan Lailatul Qadar
service

Arina.id Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat istimewa yang hanya terjadi pada bulan Ramadhan. Umat Islam yang berkesempatan meraih malam tersebut dianggap sangat beruntung, karena pahala ibadah yang dilakukan pada malam itu nilainya lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan, atau setara dengan sekitar 83 tahun lebih.

Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk mencari Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Hal ini juga dicontohkan langsung oleh beliau yang meningkatkan ibadah secara maksimal pada periode tersebut. Dalam sebuah hadits disebutkan:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَجْتَهِدُ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مَا لاَ يَجْتَهِدُ فِى غَيْرِهِ

Artinya: “Rasulullah SAW bersungguh-sungguh dalam beribadah pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, melebihi kesungguhan beliau pada waktu lainnya.” (HR. Muslim)

Kesempatan untuk mendapatkan Lailatul Qadar terbuka bagi seluruh umat Islam. Menurut ulama besar Yahya ibn Sharaf al-Nawawi, pada setiap bulan Ramadhan terdapat banyak orang yang memperoleh keberkahan malam tersebut.

Ia juga menjelaskan bahwa Lailatul Qadar merupakan anugerah khusus yang diberikan Allah kepada umat Nabi Muhammad SAW, dan tidak diberikan kepada umat-umat terdahulu.

Di sisi lain, waktu pasti terjadinya Lailatul Qadar tidak diketahui secara jelas. Kerahasiaan ini sering menimbulkan pertanyaan di kalangan umat Islam mengenai apakah ada tanda-tanda tertentu bagi seseorang yang memperoleh malam mulia tersebut.

Menjawab pertanyaan ini, M. Quraish Shihab dalam tafsirnya menjelaskan bahwa salah satu tanda seseorang mendapatkan Lailatul Qadar adalah terjadinya perubahan besar dalam dirinya.

Seseorang yang sebelumnya mungkin masih sering melakukan kesalahan atau pelanggaran, baik kecil maupun besar, akan merasakan munculnya kesadaran mendalam setelah mendapatkan malam tersebut. Ia mulai menyadari dosa dan kelemahannya di hadapan Allah.

Kesadaran tersebut mendorongnya untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah serta menyesali kesalahan yang pernah dilakukan. Rasa penyesalan dan kesadaran spiritual inilah yang kemudian mengubah perilaku seseorang secara signifikan, bahkan hingga berbalik arah dari kebiasaan buruk menuju kebaikan.

Apabila perubahan seperti ini terjadi dalam diri seseorang, maka hal tersebut bisa menjadi indikasi bahwa ia telah meraih keberkahan Lailatul Qadar.

Lebih lanjut, M. Quraish Shihab juga menjelaskan bahwa kesadaran spiritual semacam ini memang bisa muncul kapan saja. Namun, peluangnya menjadi jauh lebih besar pada malam-malam Ramadhan, terutama pada sepuluh malam terakhir, terlebih bagi mereka yang sejak awal bulan telah berusaha membersihkan dan mendidik jiwanya melalui ibadah.

Kesadaran tersebut dapat menjadi titik awal atau “fondasi pertama” dalam kehidupan seseorang untuk terus menapaki jalan kebaikan sepanjang hidupnya.

Oleh karena itu, pada sisa hari-hari terakhir bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah serta memperbaiki diri, baik secara lahir maupun batin. Dengan usaha tersebut, diharapkan seseorang dapat meraih keberkahan Lailatul Qadar yang penuh kemuliaan. Wallahu a‘lam.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.