Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Daniel Damaz Dirikan House of Herbs, Rumah Herbal dari Kebun Mandiri

Daniel Damaz Dirikan House of Herbs, Rumah Herbal dari Kebun Mandiri

daniel-damaz-dirikan-house-of-herbs,-rumah-herbal-dari-kebun-mandiri
Daniel Damaz Dirikan House of Herbs, Rumah Herbal dari Kebun Mandiri
service

16 April 2026 21.00 WIB • 1 menit

Daniel Damaz Dirikan House of Herbs, Rumah Herbal dari Kebun Mandiri


Daniel Damaz memiliki kesadaran akan manfaat tanaman herbal. Tak pelak dari kesadaran itu ia mendirikan proyek pribadi bernama House of Herbs.

Di House of Herbs, Damaz merawat sekitar 60-an tanaman herbal yang kelak bisa bermanfaat bagi penyembuhan. Di antaranya ada jahe, bangle, kemuning, daun salam, dan pohon mengkudu.

“Jadi tanaman-tanaman itu bisa kita makan, bisa kita minum untuk menunjang kesehatan kita,” ucap Damaz kepada Good News From Indonesia dalam segmen GoodTalk.

Sebagai anak Gen Z, apa yang dilakukan Damaz memang terbilang anti-mainstream. Namun, menurutnya berkebun memang sudah mengakar dari dalam dirinya mengingat dulunya ia belajar ilmu pertanian semasa mengenyam pendidikan tinggi.

“Karena memang background-ku di pertanian dan aku melihat tren sekarang anak-anak muda khususnya mulai menjauh dari dunia pertanian. Aku mencoba bisa jadi contoh mungkin buat mereka semua bahwa dunia pertanian ataupun tanaman obat itu market yang bisa dipertimbangkan untuk ke depannya karena Indonesia adalah salah satu negara yang punya jenis tanaman obat terbanyak kedua di dunia setelah Brasil,” ungkapnya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dimas Wahyu Indrajaya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dimas Wahyu Indrajaya.

Tim Editorarrow

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.