Wed,22 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Di Dalam Rahim, Satu Embrio Hiu Harimau Pasir Memangsa Saudara-saudaranya. Ini Fakta Ilmiahnya

Di Dalam Rahim, Satu Embrio Hiu Harimau Pasir Memangsa Saudara-saudaranya. Ini Fakta Ilmiahnya

di-dalam-rahim,-satu-embrio-hiu-harimau-pasir-memangsa-saudara-saudaranya.-ini-fakta-ilmiahnya
Di Dalam Rahim, Satu Embrio Hiu Harimau Pasir Memangsa Saudara-saudaranya. Ini Fakta Ilmiahnya
service

Carcharias taurus memiliki salah satu cara berkembang biak paling tidak biasa di antara hewan bertulang belakang. Ketika beberapa embrio tumbuh bersamaan dalam rahim induknya, embrio yang berkembang lebih cepat akan menyerang dan memakan saudara-saudaranya sendiri sebelum lahir. Fenomena ini dikenal sebagai kanibalisme intrauterin, dengan dua istilah teknis yaitu embryophagy dan adelphophagy, yang secara harfiah berarti memakan saudara sendiri. Perilaku ini pertama kali diketahui secara tidak sengaja pada 1948, saat seorang peneliti yang memeriksa rahim seekor hiu harimau pasir yang hampir melahirkan digigit oleh embrio di dalamnya. Hingga kini, bentuk kanibalisme seekstrem ini hanya diketahui terjadi pada spesies tersebut, meskipun bentuk kanibalisme dalam rahim yang lebih ringan, yaitu memakan telur yang tidak dibuahi tanpa memangsa saudara, juga ditemukan pada beberapa spesies hiu lain. Proses di Dalam Rahim Hiu betina memiliki dua rahim yang terpisah dan menghasilkan telur secara bertahap selama beberapa bulan, sehingga pada awal kehamilan satu rahim bisa berisi lebih dari satu embrio hasil pembuahan dari kapsul telur yang berbeda-beda. Telur yang telah dibuahi masuk ke kedua rahim itu, namun tidak selalu berkembang pada waktu yang bersamaan. Embrio yang lebih dulu menetas dari kapsul telurnya mendapat keuntungan berupa pertumbuhan lebih cepat serta perkembangan gigi dan mata yang lebih awal dibanding embrio lain di rahim yang sama, sehingga ia mampu bergerak dan menyerang lebih dulu sebelum saudara-saudaranya sempat berkembang sejauh itu. Hiu harimau pasir (Carcharias taurus) berenang di perairan dangkal. Sirip punggung ganda yang hampir sama besar dan tubuh berwarna abu-abu kecokelatan menjadi ciri khas spesies ini. Foto: D Ross Robertson/Smithsonian…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.