Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Fungsi Pernikahan dalam Menjaga Kehormatan Manusia

Fungsi Pernikahan dalam Menjaga Kehormatan Manusia

fungsi-pernikahan-dalam-menjaga-kehormatan-manusia
Fungsi Pernikahan dalam Menjaga Kehormatan Manusia
service

Mubadalah.id – Dalam ajaran Islam, pakaian memiliki fungsi utama sebagai penutup aurat. Aurat dipahami sebagai bagian tubuh atau aspek diri yang harus dijaga karena berkaitan dengan kehormatan dan martabat manusia. Dalam konteks ini, Al-Qur’an memposisikan suami dan istri sebagai “pakaian” yang berfungsi menutup aurat satu sama lain.

Melalui pernikahan, relasi biologis antara laki-laki dan perempuan memperoleh legitimasi hukum dan moral. Hubungan seksual yang sebelumnya dilarang menjadi sah dan bernilai ibadah. Maka dengan demikian, pasangan hidup berperan sebagai penjaga kehormatan dan martabat pasangannya.

Sebaliknya, hubungan seksual di luar pernikahan dipandang membawa konsekuensi sosial dan moral. Praktik tersebut kerap menimbulkan rasa malu, aib, serta berdampak pada kehormatan individu dan keluarga. Dalam banyak kasus, relasi semacam ini juga merusak keharmonisan rumah tangga dan tatanan sosial.

Metafora “pakaian” juga mengandung makna perlindungan dan ketenteraman. Seperti pakaian yang melindungi tubuh dari panas dan dingin, suami dan istri saling melindungi dari kerentanan fisik, psikologis, dan sosial. Relasi pernikahan tidak hanya bersifat privat, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang luas.

Dengan memposisikan pasangan sebagai “pakaian”, Al-Qur’an menegaskan bahwa pernikahan berfungsi menjaga kehormatan, kesehatan, dan ketenteraman hidup manusia. Relasi suami-istri harus mereka bangun atas dasar tanggung jawab bersama untuk saling menjaga, bukan semata-mata pemenuhan hasrat biologis.

Pemahaman ini menunjukkan bahwa pernikahan dalam Islam merupakan institusi yang berorientasi pada perlindungan martabat manusia dan keadilan relasi antara laki-laki dan perempuan. []

Sumber tulisanPasangan Kita, Pakaian Kita

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.