Manado (ANTARA) – Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Julex Wanga mengatakan, kebakaran hutan lindung Gunung Soputan meluas mencapai 300 hektare.
“Sejak terjadinya kebakaran pada Minggu (2/8), kami perkirakan sudah mencapai 300 hektare atau bahkan lebih,” kata Julex di Manado, Selasa.
Dia menyebutkan, pemicu sehingga kebakaran di kawasan hutan lindung Gunung Soputan semakin meluas adalah angin yang bertiup cukup kencang.
“Angin memang bertiup cukup kencang, badan terasa mau roboh, areal semakin susah dijangkau,” ujarnya.
Titik api bahkan muncul bergantian, beberapa waktu padam, kemudian muncul lagi di tempat lainnya.
“Titik api hingga semalam ada sekitar empat sampai lima, dan itu luas,” katanya.
Personel gabungan dari jajaran pemerintah daerah, TNI, Polri, pecinta alam, komunitas hingga masyarakat terus berupaya maksimal memadamkan api yang terus meluas.
“Kami bahkan pada hari kedua kebakaran memadamkan api hingga pukul 24.00 WITA, katanya menambahkan.
Sebelumnya, pada Minggu (2/8) sekitar pukul 09.45 WITA kebakaran dilaporkan terjadi di kawasan lindung Gunung Soputan, lima belas menit kemudian BPBD Minahasa Tenggara bersama jajaran lainnya telah tiba di lokasi dan mulai melakukan pemadaman.
Di hari kedua, luas kawasan lindung yang terbakar diperkirakan mencapai 50-100 hektare.
Baca juga: Manggala Agni lanjutkan pemadaman karhutla di tiga lokasi Sumsel
Baca juga: Manggala Agni padamkan karhutla seluas 15 hektare di Ogan Ilir
Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.





Comments are closed.